PDUF MUI Gencar Galakkan Program Ekonomi Berbasis Pesantren

Departemen 3 Corporate Relation Pengembangan Dana Umat dan Filantropi Majelis Ulama Indonesia (PDUF MUI) Jawa Timur mematangkan persiapan webinar edukasi investasi bersama Departemen 5 Riset dan Bisnis. Rencana strategis ini diputuskan dalam rapat koordinasi di Kantor Seribu Senyum Foundation, Jl. Florence, Kalisari, Mulyorejo.

Melalui program kerja terintegrasi ini, Ketua Umum Komisi PDUF MUI Jatim KH Miftah Jauhari berharap seluruh rancangan mampu mengoptimalkan pengelolaan dana umat demi kemaslahatan bersama.

“Skema ini ditargetkan mampu mewujudkan kemandirian ekonomi di segala lini sektor Jawa Timur serta menjadi percontohan nasional yang dapat diadopsi oleh lembaga-lembaga terkait,” ungkap Kyai Miftah, Selasa (12/5).

Baca juga  Kemenag Buka Sertifikasi Nazir Pengelola Wakaf, Ini Persyaratannya

Ketua Departemen 3 Corporate Relation PDUF MUI Jatim, M. Syafi’i menjelaskan agenda bertajuk edukasi pengelolaan dana pesantren tersebut akan digelar pada Jumat, 22 Mei 2026. Jalannya program literasi keuangan ini didukung penuh oleh Tri Megah Sekuritas, Rumah Wakaf Indonesia dan KKMB sebagai sponsor utama.

“Webinar ini bertujuan memberikan edukasi kepada pihak pesantren dalam mengelola dana di lingkungannya melalui instrumen investasi,” ujar Syafi’i seusai rapat.

Pihak panitia menargetkan 150 peserta daring yang mencakup kalangan pesantren, pegiat zakat, praktisi bisnis lembaga keuangan, hingga aktivis sosial. Agenda ini menjadi langkah awal dari target besar PDUF MUI Jatim sepanjang tahun 2026 untuk menggalakkan program Ekonomi Berbasis Pesantren di seluruh wilayah Jawa Timur.

Baca juga  Bukan Sekadar Memperbanyak Kampus, Muhammadiyah Fokus Kualitas Perguruan Tinggi

Dalam eksekusinya, PDUF MUI Jatim menggandeng jaringan mitra kolaborator yang luas. Mulai dari Kepala Daerah, BUMD, BPJS Ketenagakerjaan, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Konsulat Jenderal (Konjen), hingga jajaran Kementerian terkait.

Syafi’i menambahkan bahwa format kolaborasi program nantinya bersifat fleksibel. Implementasi di lapangan akan disesuaikan dengan kearifan lokal serta budaya kebutuhan dari masing-masing mitra kolaborator.

Rapat koordinasi triwulan ini dihadiri langsung oleh Ketua PDUF MUI Jatim, KH Miftah Jauhari, Sekretaris PDUF Rizky Al-Adib, Sekretaris Dept. 3 Zein, serta para anggota departemen meliputi Syafrizal Izaqi, Diah, Alvina, dan Nizar. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *