Puncak Hardiknas di Jatim Pecahkan Rekor MURI, 24 Ribu Murid Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berlangsung meriah dan penuh kebahagiaan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti bersama 24 ribu murid sukses pecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dengan melakukan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bersama di Stadion Gelora Madura Ratu Pemelingan, Ahad (24/5).

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang terus berkomitmen memajukan sektor pendidikan. Pemecahan rekor MURI ini menjadi bukti nyata hadirnya partisipasi semesta guna mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua di wilayah Jawa Timur” ungkap Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, di Kabupaten Pamekasan, Ahad (25/5).

Baca juga  Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Siapkan Lulusan Tembus Pasar Kerja Global

Menteri Mu’ti menambahkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, di antaranya yaitu melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Selain menguatkan kualitas pembelajaran, Kemendikdasmen juga terus mendorong pembentukan karakter murid melalui program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang meliputi kegiatan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

“Kalau kita ingin membangun peradaban bangsa, maka harus dimulai dari pembentukan kebiasaan baik. Untuk itu, lakukanlah kebiasaan 7 KAIH agar menjadi generasi Indonesia yang hebat dan kelak mampu membawa Kabupaten Pamekasan menjadi lebih baik,” katanya.

Selanjutnya, sebagai daerah yang dikenal memiliki tradisi pendidikan yang kuat, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menilai bahwa acara ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Pamekasan karena telah dipercaya menjadi tuan rumah puncak peringatan Hardiknas tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026. Saat ini dijelaskannya Kabupaten Pamekasan memiliki sekitar 500 lembaga pendidikan yang menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda.

Baca juga  Kemendikdasmen Tegaskan Anak Usia di Bawah 7 Tahun Bisa Masuk SD

“Sektor pendidikan tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga wahana untuk membangun peradaban, membentuk akhlak, dan menanamkan sikap disiplin. Karena itu, kegiatan SAIH ini sangat sejalan dengan upaya kami untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” papar Bupati Kholil.

Sementara itu, Senior Manajer MURI, Triyono, mengapresiasi langkah Kemendikdasmen bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam melakukan SAIH bersama dalam skala yang besar. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah luar biasa dalam membangun budaya hidup sehat dan semangat kebersamaan untuk seluruh warga Kabupaten Pamekasan.

“Ini bukan sekadar senam massal, namun sebagai simfoni kebangsaan yang mengajak untuk membangun sikap disiplin, kebersamaan, serta semangat hidup sehat sejak usia dini. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, disiplin, dan berkarakter,” pungkas Triyono.

Baca juga  Mendikdasmen dan Khofifah Lepas Ribuan Lulusan SMK Kerja Magang ke Luar Negeri

Pada momen ini, Mendikdasmen bersama Bupati Pamekasan turut memberikan apresiasi kepada insan pendidikan yang telah berprestasi mengharumkan mengharumkan nama Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini ditutup dengan menyanyikan lagu Rukun Sama Teman bersama seluruh peserta. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *