Kloter 1 Tiba di Debarkasi Surabaya, 378 Jemaah Wajib Cek Thermal Scanner dari Kemenkes

378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo tiba di Asrama Haji Surabaya, kemarin malam.

Jemaah haji wajib melakukan Imigration Seamless Process Corridor Gate dari Imigrasi yang dilanjutkan cek suhu tubuh (thermal scaner) dari Kementrian Kesehatan. 

Gubernur Khofifah yang saat itu menyambut menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Allhamdulillah kita menyambut para jemaah haji dalam keadaan fresh dan semoga seluruh jemaah haji mendapatkan gelar haji mabrur dan mabruroh. Selamat datang kembali di tanah air,” ujar Gubernur Khofifah dalam siatan oers Selasa (2/6).

Dirinya mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilaksanakan para jemaah diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.

“Semoga Bapak dan Ibu menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah, serta semakin meningkat kualitas keimanan dan ketakwaannya,” katanya. 

Baca juga  DPR Soroti Marak Penipuan Berkedok Jasa Badal Haji

Khofifah juga mengapresiasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang menghadirkan alat Imigration Seamless Process Corridor Gate pada saat kedatangan jemaah haji di tanah air. 

Sebelumnya, penggunaan alat fast track juga telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta yang diperuntukkan bagi para jemaah haji yang akan melaksanakan keberangkatan. 

Gubernur yang juga sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya mengungkap bahwa alat ini merupakan bentuk teknologi pemeriksaan perbatasan biometrik mutakhir yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan imigrasi tanpa harus berhenti. 

Menurutnya, digital ekosistem inilah yang memudahkan para jemaah haji yang tidak perlu mengantri melakukan pemeriksaan yang hanya melihat iris saja tanpa harus di cap paspornya. 

“Teknologi ini memudahkan jemaah haji yang hanya melewati dan terdeteksi oleh sensor Iris (mata) sehingga tanpa mengeluarkan paspor dan pemeriksaan dilakukan sangat cepat serta berdasarkan azas prudent atau kehati hatian,” jelasnya. 

Baca juga  Jemaah Haji Mengeluh Kurang Asupan Sayur di Menu Konsumsi

“Kita berterima kasih atas seluruh inovasi layanan publik yang dilakukan memberikan kemudahan dan percepatan kepada seluruh jemaah haji yang tiba di tanah air,” imbuhnya.

Khofifah bersyukur, Kloter Pertama Jemaah Haji Debarkasi Surabaya ini jika saya ibaratkan adalah Assabiqunal Awwalun yakni orang pertama yang telah menunaikan ibadah haji. Dan insyallah mabrur mabruroh.  

Di hadapan jemaah haji Kloter I asal Probolinggo, Gubernur Khofifah mengajak seluruh hadirin mendoakan jemaah haji asal Jawa Timur yang wafat di Tanah Suci.

Disampaikan juga belasungkawa mendalam dan berharap seluruh amal ibadah mereka diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. 

Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari proses pemberangkatan, pelayanan selama di Tanah Suci, hingga pemulangan jemaah ke Indonesia. 

Baca juga  Kabar Gembira! Visa Umrah 1448 H Sudah Bisa Diajukan

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang bekerja dengan penuh dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah. 

Khofifah berharap kepulangan para jemaah membawa kebahagiaan dan rasa syukur bagi keluarga, sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan penuh keberkahan. 

“Semoga Allah SWT senantiasa menjaga kemabruran haji Bapak dan Ibu, melimpahkan kesehatan, keberkahan usia, serta menjadikan panjenengan semua pribadi-pribadi yang membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. 

Plt. Kepala Kanwil Kemenhaj Prov. Jatim M. As’adul Anam melaporkan bahwa pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2026 jauh lebih baik utamanya jika dilihat dari segi kesehatan. 

“Tercatat pelaksanaan haji tahun 2026 ini terutama pada kloter 1 terdapat satu orang yang wafat dan satu orang lainnya sedang dirawat karena sakit,” ungkapnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *