Siswa Jawa Timur Terbanyak Masuk PTN Melalui Jalur Prestasi

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 29.046 dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dari total 108.122 pendaftar.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia berdasarkan data hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tahun ini yang melampaui Jawa Barat sebanyak 18.365 siswa diterima dan Jawa Tengah sebanyak 16.326 siswa.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, capaian tersebut menunjukkan tingginya jumlah siswa Jatim yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi tanpa tes.

“Tidak hanya menjadi provinsi dengan jumlah murid terbanyak diterima melalui SNBP Tahun 2026, tetapi juga kembali menjadi provinsi dengan jumlah murid terbanyak yang lolos SNBT,” ujar Khofifah, Rabu (3/6/2026).

Baca juga  Jadwal WFH ASN Pemprov Jatim Resmi Diganti Hari Jumat

Selain itu, Jawa Timur juga tercatat sebagai provinsi dengan penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) terbanyak yang lolos melalui jalur tersebut.

Dari 40.213 pendaftar KIP-K asal Jawa Timur, sebanyak 8.915 siswa berhasil diterima di PTN.

Khofifah menyebut, hal itu sejalan dengan komitmen pemprov untuk memastikan tidak ada anak Jawa Timur yang kehilangan kesempatan meraih pendidikan tinggi karena keterbatasan ekonom.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa akses pendidikan tinggi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Jawa Timur semakin terbuka,” kata Khofifah.

Sementara itu, hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 juga menunjukkan peningkatan. Berdasarkan rekapitulasi Dinas Pendidikan Jawa Timur per 31 Mei 2026, sebanyak 24.213 siswa dinyatakan lolos SNBT.

Baca juga  Khofifah Tegaskan Pancasila Sebagai Arah Pembangunan Jatim dan Jangkar Moral

Jumlah tersebut naik 4.024 siswa atau 19,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 20.189 siswa.

Aries Agung Paewai Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menilai, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya daya saing siswa dalam mengakses pendidikan tinggi negeri.

“Semakin banyak anak Jawa Timur diterima di perguruan tinggi negeri, maka semakin besar peluang kita mencetak SDM unggul, kompetitif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ucap Aires.(ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *