ASPHIRASI Prihatin Ratusan Jemaah Umrah di Makasar Gagal Berangkat Karena Visa Tidak Keluar

Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) turut prihatin dengan kasus gagal berangkat ratusan jemaah umrah dari Makasar, Sabtu (27/6/2026) malam.

Dikatakan Nurhayat,
Waketum DPP ASPHIRASI bidang organisasi dan keanggotaan, kasus ini diduga kuat karena visa jemaah belum keluar.

“Semalaman (jemaah) menginap di bandara, kecewa orang itu, ini tidak boleh dibiarkan perilaku-perilaku travel yang abai terhadap kenyamanan jemaah,” ujarnya kepada Majalah Nurani, Ahad (28/6/2026).

Menurutnya, kejadian seperti ini bisa diantisipasi oleh pihak travel penyelenggara haji umrah bahwa visa jemaah harus diurus dengan perencanaan yang tepat.

“Penyelenggara umrah harus tahu perencanaannya, H-10 (sebelum jadwal keberangkatan) itu sudah harus proses visa sehingga H-7 visa sudah ada,” Jelasnya.

Baca juga  BPKH Buka Rekrutmen Terbuka, Inilah Persyaratannya

Peristiwa ini menurut Nurhayat dapat menjadi pembelajaran bersama bahwa urusan Visa harusnya bisa diantisipasi sejak awal oleh travel.

“Visa ini kerja travel, jangan salahkan maskapainya (jika gagal berangkat, red),” tegasnya.

Nurhayat melanjutkan, kasus gagal berangkat ini juga ada korelasi dengan perilaku travel yang menjual umrah dengan harga tidak rasional atau harga murah. Sebab saat ini Arab Saudi sudah membuat sistem umrah semakin tertib yang mendukung kenyamanan jemaah.

“Jangan cuma jual murah, kalau hotelnya tidak ada di sistem maka tidak bisa diproses visanya,” tegasnya.

ASPHIRASI sebagai asosiasi travel umrah mendukung Saudi semakin tertib dan rapi administrasinya. Sehingga tidak bisa lagi oknum travel mengakali sistem untuk berbuat nakal, misalnya menempatkan 8 jemaah dalam satu kamar di Arab Saudi.

Baca juga  Haji 2027, Garuda Bisa Angkut Penumpang dari Arab Saudi saat Penerbangan Pulang

“Travel jangan hanya bisnisnya saja yang diurus tapi prosedur-prosedur umrah itu jangan diabaikan,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *