Cetak Kader Entrepreneur Berkemajuan, Muhammadiyah Salurkan Beasiswa Wirausaha

Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah menyalurkan beasiswa wirausaha dalam acara Pentasyarufan Beasiswa Kader Sarjana Wirausaha Muhammadiyah, di Ruang Sidang 2, Gedoeng Moehammadijah, Jl. KH Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Rabu (29/7/2026).

Program ini diinisiasi sebagai langkah konkret Muhammadiyah dalam mendukung para kader pascastudi yang memiliki talenta wirausaha (entrepreneur) agar dapat meningkatkan kapasitas dan aktivitas usahanya di masa transisi setelah lulus kuliah.

Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis Muhammadiyah untuk hadir memberikan kebermanfaatan bagi kader-kader yang bergerak di kewirausahaan.

“Selain beasiswa kader Muhammadiyah, kami juga mengupayakan memberikan beasiswa khusus bagi kader-kader entrepreneur. Sehingga, kehadiran Muhammadiyah ini tidak hanya sebatas kata-kata saja, tapi juga melalui perbuatan nyata dengan berkontribusi memberikan kemudahan, keringanan para kadernya untuk menyelesaikan studi,” jelas Bachtiar .

Baca juga  Ketua PCNU Kota Surabaya Minta Pagar Nusa Hindari Arogansi

Di tahap awalnya ini, program beasiswa kewirausahaan masih menyasar 50 kader yang memiliki talenta entrepreneur di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Bachtiar juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif oleh tim penyeleksi tanpa adanya faktor rekomendasi ataupun kedekatan personal secara khusus.

“Jadi para penerima ini diseleksi tanpa adanya jalur khusus ataupun rekomendasi dari siapapun. Pokoknya selama mereka aktif di Muhammadiyah, aktif di Organisasi otonom Muhammadiyah, dia adalah kader-kader Muhammadiyah, keluarga Muhammadiyah yang MPKSDI harus perhatikan,” tegasnya.

Hadirnya beasiswa dan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi stimulus sekaligus jaring pengaman sosial bagi para lulusan baru yang kerap menghadapi kebingungan di masa transisi pascakuliah.

Baca juga  MUI Jatim Tegaskan Dana Abadi Pesantren Perkuat Kemandirian Ekonomi

“Jadi ya harapannya ini dapat berhasil mencetak kader wirausaha unggul. Kalaupun tidak berhasil, setidaknya manfaatnya dapat digunakan untuk jaring pengaman sosial (social safety net) bagi para kader yang baru lulus dan masa transisi yang kerap membuat terjebak kedalam ketidakjelasan dan kebingungan,” ucapnya.

Berikutnya, skema pembinaan berkelanjutan juga telah dirancang oleh MPKSDI. Berbagai sinergi telah dilakukan antaranya bersama majelis dan lembaga lain di lingkungan PP Muhammadiyah.

“Nantinya, para kader yang baru lulus akan dijembatani untuk masuk dalam binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) yang fokusnya inkubasi bisnis rintisan. Jika usaha tersebut berkembang ke arah menengah, pembinaan akan dilanjutkan oleh Lembaga Pengembangan UMKM (LPUMKM). Lebih jauh lagi, jika usaha tersebut sudah siap naik kelas menjadi korporasi yang lebih marketable, maka pembinaan akan diserahkan kepada Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah,” ujar Bachtiar.

Baca juga  MUI Desak Pemerintah Ubah Skema Integrasi Zakat dan Pajak

Dengan menargetkan 50 penerima beasiswa, MPKSDI telah menggelontorkan total uang sebesar 250 juta Rupiah untuk beasiswa kewirausahaan ini. Nantinya, masing-masing awardee akan menerima uang sebesar 5 juta Rupiah yang digunakan sebagai dana awal pengembangan usaha. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *