Menteri PPPA Dorong UMKM Perempuan Jadi Penggerak Ekonomi Inklusif

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menegaskan pemberdayaan perempuan lewat kewirausahaan dan UMKM menjadi kunci memperkuat ekonomi nasional yang inklusif.

Ia menyebut penguatan akses pembiayaan, pasar, teknologi, dan kesempatan berusaha penting untuk mendongkrak kontribusi perempuan.

Data BPS 2025 menunjukkan partisipasi angkatan kerja perempuan baru 56%, jauh di bawah laki-laki 84%.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya soal kesetaraan, tapi strategi pembangunan ekonomi yang berdampak langsung pada pertumbuhan nasional,” kata Arifah dalam Inclusion Talk “Berdaya dan Sejahtera, Perempuan Bisa” di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

KemenPPPA mendorong kewirausahaan berperspektif gender, termasuk legalitas usaha dan NIB untuk pelaku UMKM perempuan. Program “Ruang Bersama Indonesia” juga disiapkan untuk mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi perempuan desa dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Baca juga  Pemerintah Masih Kaji Pembatasan Pembelian Pertalite Bagi Warga Desil 9 dan 10

“Perempuan Indonesia sudah terbukti tangguh saat krisis. Saatnya memimpin dan jadi penggerak utama ekonomi untuk Indonesia yang adil dan sejahtera,” tegas Arifah. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *