Dindik Jatim Latih ABK Keterampilan Vokasi, Bangun Kepercayaan Diri dan Kemandirian

Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur memperkuat kompetensi vokasi bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui pelatihan yang digelar UPT PTKK di Surabaya, 19 – 24 Agustus 2026.

Peserta dibekali tiga bidang keterampilan dengan peluang pengembangan, yakni tata busana, tata boga, dan tata rias.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengatakan, penguatan vokasi bagi ABK bertujuan menambah kemampuan teknis sekaligus membangun kepercayaan diri dan kemandirian ekonomi.

“Bukan jumlah siswanya saja, yang pertama kompetensi yang perlu kita tambah. Ini ada tiga, tata kecantikan, tata boga, sama tata busana. Mungkin nanti ada keahlian lain yang kita harapkan bisa linier,” terangnya, Selasa (25/8/2026).

Baca juga  Ketika Ribuan Anak Muda Bershalawat: Roadshow Maulid Nabi SMK YPM 1 Taman Penuh Pesan tentang Akhlak

Pelatihan ini juga melibatkan guru pendamping. Strateginya agar pembelajaran vokasi bisa berlanjut di sekolah setelah pelatihan selesai.

“Supaya gurunya nanti bisa continue kepada murid-murid di sekolah. Kalau muridnya, supaya bisa mengembangkan ilmu yang didapat dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Aries berharap pelatihan ini membuat ABK lebih percaya diri, tidak hanya mencari kerja tetapi juga bisa membuka usaha sendiri.

“Kalau diperluas lagi ilmunya, saya yakin percaya dirinya semakin tinggi. Akhirnya kita harapkan mereka tidak menganggur, tapi bisa buka wirausaha kecil yang bermanfaat bagi diri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.

Jumlah peserta tahun ini masih terbatas. Namun tingginya manfaat yang dirasakan menjadi bahan evaluasi untuk memperluas program ke depan.

Baca juga  Serap Aspirasi Warga, Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti Beri Solusi Terkait Drainase hingga Sampah

Instruktur tata rias Tini Renang menyebut kompetensi peserta masih dasar dan perlu terus diasah. Dalam pelatihan, peserta belajar tata rias cantik hingga makeup kreatif seperti body painting motif bunga dan daun, serta dasar kosmetologi.

Guru Kecantikan SLB Gedangan Anoraga Mona menilai pelatihan menambah ilmu dan keberanian tampil.

“Bagus sekali, menambah ilmu dan anak-anak juga berani tampil. Mereka bisa bertemu teman dari daerah lain,” tuturnya.

Menurutnya, vokasi adalah bekal penting kemandirian ABK. Bahkan sejumlah lulusan sudah mampu membuka layanan tata rias secara mandiri. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *