Cegah Keracunan, Pemerintah Evaluasi Sistem Distribusi MBG

Pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan akan menertibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telat mengirimkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Zulhas menyebut kendala pengiriman makanan menjadi pemicu yang menyebabkan terjadinya kasus keracunan MBG belakangan ini.

“Dapur bagus, semua bagus. Tapi budaya. Misalnya, masak harusnya dikirim jam 6, mungkin bangunnya kesiangan, dikirimnya jam 11. Itu menimbulkan keracunan,” kata Zulhas, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Zulhas, kasus keracunan program MBG merupakan murni kesalahan manusia, baik akibat kelalaian maupun yang disengaja.

Zulhas menyatakan bakal mengevaluasi sistem distribusi SPPG dalam dua bulan ke depan dan menindak tegas satuan yang terbukti melakukan keteledoran.

Baca juga  Komisi VIII DPR RI Minta BPS Benahi Desil, Jangan Korbankan Warga

Dirinya juga membuka ruang sanksi tersebut berupa pemecatan karyawan SPPG.

“Ini kan menyangkut banyak kebiasaan kita, karena ini menyangkut 60 juta orang. Ini yang kami lagi tertibkan. Kasih waktu dua bulan, kami akan menyelesaikan ini. Dan saya sudah minta tidak boleh ada toleransi. Yang lalai, ganti. SPPG siapa saja yang terlibat, ganti. Kita tidak boleh mempertaruhkan anak kita walaupun satu orang keracunan,” tuturnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *