Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan Bandara Internasional Jawa Barat BIJB Kertajati Majalengka sebagai penerbangan Umrah.
Tercatat, penerbangan internasional Garuda Indonesia ke Jeddah, Madinah, dan Amsterdam. Lion Air juga dijadwalkan melayani rute Kertajati–Jeddah.
Selain itu Kemenhub menyiapkan 10 bandara untuk beroperasi 24 jam sebagai upaya mempercepat pemulihan penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau GAK.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan langkah itu diambil untuk menampung pengalihan penerbangan dari bandara terdampak sekaligus mempercepat pemulihan jadwal.
“Kami juga menyiapkan 10 bandara yang beroperasi 24 jam, untuk bisa menampung pengalihan penerbangan dan juga mempercepat pemulihan jadwal penerbangan,” kata Dudy dalam rapat bersama Presiden secara daring di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Lima bandara yang disiapkan sebagai lokasi alternatif yakni Bandara Internasional Jawa Barat BIJB Kertajati Majalengka, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Surakarta, dan Yogyakarta International Airport YIA.
Bandara-bandara tersebut disiapkan untuk mengantisipasi gangguan operasional di tujuh bandara yang terdampak sebaran abu vulkanik GAK.
Berdasarkan data Kemenhub per Senin (7/9) pukul 12.10 WIB, abu vulkanik GAK terpantau di ketinggian 15.000 kaki dan bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 10 knot.
Mengacu prakiraan Volcanic Ash Advisory Center VAAC, sebaran abu diperkirakan masih berlangsung hingga Selasa (8/9) pukul 06.10 WIB.
Dudy menyebut pemerintah tidak bisa terburu-buru membuka bandara terdampak. Arah angin yang bisa berubah sewaktu-waktu berpotensi membawa kembali abu ke wilayah bandara.
“Ini dilakukan agar bisa mengangkut penumpang yang ada di Singapura dalam jumlah yang besar begitu juga penumpang yang dari Indonesia atau dari Surabaya atau dari Jakarta yang akan berangkat ke Singapura atau negara lain,” kata Dudy.
Untuk menambah kapasitas, Singapore Airlines akan mengganti armada Boeing 737-800 dengan Airbus A350 di beberapa penerbangan via Bandara Juanda. Pesawat berbadan lebar itu mampu mengangkut lebih banyak penumpang terdampak.
Kemenhub juga menambah 4 penerbangan domestik dari Denpasar, Batam, Makassar, dan Pekanbaru. Tambahan rute juga disiapkan via Bandara Ahmad Yani dari Makassar, Denpasar, Labuan Bajo, dan Lombok.
Pemerintah memastikan penumpang yang penerbangannya dibatalkan tetap mendapat hak sesuai ketentuan, termasuk refund tiket 100 persen.
Kemenhub juga berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi untuk relaksasi izin tinggal bagi WNA yang overstay karena pembatalan penerbangan.
“Yang paling penting adalah kami bekerjasama dengan pihak imigrasi, kita memberikan relaksasi izin terhadap penumpang warga negara asing yang melewati batas izin karena pembatalan penerbangan,” ujar Dudy. (Ym)






