Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pertama kalinya meraih predikat tertinggi Platinum Awards dalam Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026.
Penghargaan diterima dalam malam puncak The 8th AHI 2026 di Surakarta, Jawa Tengah. Selain Platinum, Kemendikdasmen memborong total 21 trofi, rekor tertinggi yang pernah diraih dalam satu kompetisi kehumasan.
Secara rinci, raihan tersebut terdiri dari 5 Gold, 8 Silver, 6 Bronze, 1 Platinum Winner, dan 1 Best Presenter melalui Ditjen Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus serta Direktorat PKPLK.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan esensi penghargaan adalah sejauh mana komunikasi pemerintah dirasakan publik.
“Penghargaan ini tentu membanggakan, tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kerja-kerja humas kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Informasi pendidikan itu harus sampai dengan bahasa yang mudah dipahami,” ujar Suharti, Jumat (9/10).
Dirjen Dikmen Diksus, Tatang Muttaqin, mengapresiasi kinerja tim humas yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini menunjukkan bagaimana kerja kita di tim humas telah memberikan dampak dan diapresiasi oleh lembaga yang sangat kompeten di bidang kehumasan,” kata Tatang.
AHI 2026 diikuti lebih dari 300 entri dari kementerian, lembaga, BUMN/BUMD, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Sebanyak 178 trofi diserahkan kepada 80 institusi pemenang, disertai empat trofi Platinum dan 18 penghargaan Kartini Humas Indonesia. Bg












