Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Agus Ali Mashuri menjelaskan, media sosial jadi tantangan besar bagi umat Islam Indonesia.
“Medsos mempengaruhi sendi kehidupan nahdliyin,” tutur pria yang akrab disapa Gus Ali kepada majalahnurani.com ketika disela sela menghadiri Rapat Kerja PWNU Jatim di Hotel Singgasana, Sabtu (8/12/2018) malam
AGAMA BARU
Menurutnya, medsos ini sudah dianggap agama baru. Sekarang ini, kata Gus Ali, mulai dari pejabat hingga tukang arit melihat media sosial seakan-akan jadi agama baru.
Gus Ali juga memaparkan, ada beberapa hal yang ditawarkan medsos, yaitu gosip dan sosial drama. Seperti perceraian Gading dan Gisela yang itu biasa.
“Tapi karena digoreng di media sosial, malah menghabiskan waktu dan tenaga,” urainya.
PENDIDIKAN DAN EKONOMI
Kecenderungan masyarakat Indonesia yang suka mengonsumsi negative news juga harus diperhatikan. Gus Ali mengakui SDM NU menghadapi gempuran di dunia maya sangat lemah.
“Kalau perlu ada kader NU yang jihad di medsos agar serangan pada NU bisa ditangkis,” ungkap dia.
Dia meminta agar pengurus baru menyusun program yang membumi dan realistis. Termasuk anggapan bahwa NU tidak perlu mengurusi pendidikan dan ekonomi perlu disoroti.
“Kalau ada yang ngomong begitu harus dijewer karena mengurusi pendidikan dan ekonomi adalah bagian dari mengurusi umat,” tandas dia. 01/Bagus






