Kemenhaj Evaluasi Haji 2026 dan Siapkan Pagu Anggaran 2027

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur mengikuti Evaluasi Program dan Anggaran Tahun 2026 serta Persiapan Pagu Alokasi Anggaran Tahun 2027 yang digelar Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI di Surabaya.

Evaluasi ini menjadi bagian penguatan koordinasi perencanaan program dan anggaran antara satuan kerja pusat dan daerah di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah RI.

Kegiatan diikuti jajaran Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal, perwakilan Kanwil Kemenhaj se-Indonesia, perwakilan Kantor Kemenhaj Kabupaten/Kota, serta UPT Asrama Haji se-Indonesia.

Kepala Bagian Perencanaan Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah RI Marliza menyampaikan evaluasi 2026 diperlukan untuk melihat capaian pelaksanaan sekaligus mengidentifikasi hal yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran 2027.

Baca juga  282 Calon Jemaah Umrah PT AAT Kembali Gagal Berangkat, Kemenhaj Lakukan Pengawasan Ketat

“Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dan anggaran Tahun 2026, sekaligus mempersiapkan pagu alokasi anggaran Tahun 2027. Kita perlu melihat secara bersama-sama bagaimana pelaksanaan program, realisasi anggaran, serta berbagai kendala yang dihadapi oleh satuan kerja,” ujar Marliza, Rabu (16/9).

Ia menekankan evaluasi harus memperhatikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan program di masing-masing satuan kerja.

“Yang perlu kita lihat bukan hanya berapa besar anggaran yang sudah terealisasi, tetapi juga bagaimana kesesuaian antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan. Dari sana kita dapat mengidentifikasi apa yang menjadi kendala, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus dipersiapkan untuk tahun anggaran berikutnya,” jelasnya.

Baca juga  Kemenhaj Hapus Mekanisme Lunas Tunda Ganti untuk Haji Khusus

Marliza juga mendorong satuan kerja menginventarisasi kendala pelaksanaan program dan kegiatan, termasuk kebutuhan revisi anggaran yang telah maupun masih diperlukan.

“Kami berharap masing-masing satuan kerja dapat menyampaikan kondisi yang sebenarnya, termasuk kendala maupun kebutuhan revisi yang telah dilakukan dan yang masih diperlukan. Data dan informasi tersebut akan menjadi bahan penting dalam proses evaluasi sekaligus penyusunan perencanaan anggaran Tahun 2027,” tambahnya.

Dalam pembahasan, peserta mengevaluasi gambaran pagu dan realisasi anggaran, kondisi pelaksanaan anggaran, serta menginventarisasi kendala program dan kegiatan. Pemetaan revisi anggaran yang telah dan masih diperlukan juga dilakukan.

Bagi Kanwil Kemenhaj Jatim, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan komitmen memperkuat kualitas perencanaan dan pengelolaan anggaran agar program haji berjalan efektif, efisien, terukur, serta selaras dengan target organisasi.

Baca juga  Kemenhaj Rilis Peserta CAT Petugas Haji 2027 Gelombang 2, Diberlakukan Sistem Scoring

Melalui evaluasi dan persiapan pagu alokasi anggaran 2027, diharapkan terbangun perencanaan yang semakin baik antara satuan kerja pusat dan daerah, serta memastikan dukungan anggaran terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian Haji dan Umrah dapat terlaksana secara optimal. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *