Pengurus Pesantren Al Fattah Nginden, Surabaya, melakukan penyemprotan disinfektan.
Langkah ini ditempuh untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di gedung pesantren.
Zona Merah
Pengasuh Pesantren Al Fattah Nginden, Ustad Miftah Jauhari SE, menegaskan bahwa tindakan penyemprotan ini segera dilakukan begitu gubernur Jawa Timur menyatakan bahwa Surabaya masuk dalam zona merah Wabah Covid-19. Penyemprotan ini melibatkan Basada Jawa Timur.
“Kita lakukan penyemprotan di seluruh ruangan,” ujarnya.
Untuk sementara Pesantren Al Fattah meniadakan sejumlah aktifitas yang melibatkan kerumunan orang. Termasuk bagi santri dan jamaah Al Fattah diimbau agar terus meningkatkan kewaspadaan.
“Kita terus imbau agar menerapkan perilaku hidup bersih. Seperti cuci tangan pakai sabun, kemudian meningkatkan imunitas tubuh. Mudah-mudahan wabah ini segera berakhir,” tegas Ustad Miftah.
Physical Distancing

Anik, petugas Basada menuturkan, penyemprotan ini akan terus dilakukan di masjid dan pesantren di wilayah Surabaya.
Selain penyemprotan petugas Basada juga menyosialisasikan arahan dari Kementerian Kesehatan bagaimana cara pencegahan Covid-19.
“Selain tindakan penyemprotan juga imbauan sosial distancing, phisycal distancing dan menjaga imun tubuh,” tegasnya.01/ Bagus








