Dibanding hari sebelumnya yang bertambah 36 orang, jumlah pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur mengalami penurunan, yakni hanya bertambah 25 orang. Sehingga totalnya per Rabu (15/4) pukul 17.00 WIB menjadi 499 orang, atau tambahan kasus barunya menurun dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 36 orang.
Pasien positid Corona yang tertinggi masih di Kota Surabaya yang kenaikannya mencapai 16 orang, sehingga totalnya berjumlah 244 orang. Kemudian, Kabupaten Probolinggo bertambah tujuh orang pasien positif sehingga totalnya 11 orang, Sidoarjo bertambah satu orang pasien positif sehingga totalnya 46 orang, dan Tulungagung bertambah satu orang sehingga totalnya 15 orang.
Gubernur Khofifah tetap mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menjalankan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. “Semua pihak sudah menganjurkan masyarakat tetap tinggal di rumah, menggunakan masker, menerapkan physical distancing, berjemur di matahari pagi dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.
Warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 1.621 orang atau bertambah dari data sehari sebelumnya 1.498 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 15.328 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 14.931 orang.
Terkait status daerah terjangkit atau zona merah, tak ada tambahan atau tetap 33 kabupaten/kota sehingga hanya menyisakan lima daerah yang di wilayah setempat tak ada kasus positif COVID-19. Kelima daerah tersebut yakni Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep. Ym












