Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dr Anwar Abbas memastikan bahwa dengan berpuasa bisa meningkatkan imun tubuh. Dengan adanya imun tubuh yang meningkat, maka bisa mencegah penularan Corona.
Anwar menyatakan puasa justru membuat semua masalah yang memperburuk daya tahan tubuh menjadi tak ada. Anwar mengutip pernyataan Nabi Muhammad SAW yang mengatakan bahwa berpuasa justru akan membuat seseorang menjadi sehat.
Kenapa bisa demikian? “Karena dengan berpuasa, kadar imunitas diri seseorang justru bisa diperbaiki dan ditingkatkan,” ujarnya dikonfirmasi Selasa (22/4/2020).
Serangan Virus
Anwar memaparkan bahwa puasa selama Ramadan memiliki banyak manfaat. Puasa bisa menjadi mekanisme pelatihan meningkatkan sistem imunitas bagi tubuh dari serangan virus bagi orang yang sehat.
Untuk itu Anwar menekankan kembali bahwa jangan dikira puasa bisa menurunkan imunitas. Kegiatan berpuasa yang dilakukan oleh seseorang yang sehat.
“Kegiatan berpuasanya itu malah justru merupakan suatu mekanisme pelatihan untuk meningkatkan status imunitas dari tubuhnya,” tegasnya.
Imunitas ketika berpuasa menurun jika orang tersebut sudah menderita penyakit. Selain itu, imunitas tubuh bisa menurun bila ada faktor kekurangan gizi absolut pada seseorang yang telah berlangsung sejak lama.
“Maka menurut para ahli melalui mekanisme pengendalian pemikiran dan hawa nafsu tersebut dia akan bisa meningkatkan imunitas dari tubuhnya,” tegasnya.
Wajib Dikerjakan
Oleh sebab itu, berpuasa pada bulan Ramadan wajib hukumnya untuk dikerjakan oleh setiap umat Islam. Meski demikian, kata Anwar, ada empat golongan orang yang diperkenankan untuk tidak berpuasa saat Ramadhan dalam ajaran Islam.
Mereka adalah orang yang sedang sakit, orang yang dalam perjalanan (musafir), orang yang sudah tua renta serta wanita hamil dan menyusui.
“Tetapi meskipun demikian mereka harus tetap melakukan dan menggantinya di hari dan bulan lain atau membayarfidyah,” tandasnya. 01/Bagus






