Lagi-lagi pasien tak jujur membawa petaka bagi tim medis. Seperti wafatnya dokter Berkatnu Indrawan Janguk yang bertugas di RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya akibat tertular pasien yang tak jujur ketika memberikan informasi.
Koordinator Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, drg. Febria Rachmanita, menjelaskan, dokter Berkatnu diketahui tertular Covid-19 dari seorang pasien asal Pemalang, Jawa Tengah, yang dirawat di Soewandhie.
Dinyatakan Positif
Saat dokter Berkatnu berinteraksi dengan pasien tersebut, pasien tersebut tidak jujur kalau dirinya sudah dinyatakan positif Covid-19. Di samping itu, dokter Berkatnu juga diketahui memiliki riwayat asma.
“Dia memang punya penyakit bawaan asma, pertama kali almarhum ambil swab itu tiga minggu yang lalu dan hasilnya positif. Terus swab lagi negatif, terus swab lagi negatif. Tapi, ternyata tubuhnya tidak bisa membentuk imun,” jelas Feni dalam siaran pers Selasa (28/4/2020).
Atas wafatnya dokter Berkatnu, Feni berharap
ke depan tidak ada lagi pejuang medis yang terpapar hingga meninggal saat menangani pasien Covid-19 baik itu perawat maupun dokter.01/ Bagus












