Mulai hari ini, Ahad (10/5/2020) akses keluar masuk di Malang Raya diperketat. Mulai dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu seluruh pengendara mulai diperiksa petugas kepolisian dan satpol PP.
Pengetatan ini dillakukan setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah menyetujui pengajian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan pentingnya PSBB di Malang Raya. Menurutnya PSBB ini dengan pertimbangan peningkatan kasus signifikan, penyebaran, serta adanya transmisi lokal. Ketiga hal tersebut sudah memenuhi untuk pengajuan PSBB.
Dia berharap, pemberlakuan PSBB berlaku hanya 14 hari.
“Belajar dari Surabaya Raya, Insyaallah nanti akan kami detilkan lagi terkait kedisiplinan dan punishment,” tegasnya.
Mengundang Kepala Daerah
Seperti diketahui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah menyetujui pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya.
PSBB akan diterapkan di Kota Malang, Kota Batu, dan Kab. Malang. Khofifah menyetujui PSBB ini setelah mengundang Kepala Daerah Malang Raya guna membahas persiapan Malang Raya dalam melaksanakan PSBB, Sabtu (9/5/2020).
“Perlu saya sampaikan bahwa scoring tidak per daerah, kota Malang sendiri, Batu sendiri atau pun kabupaten Malang sendiri, namun scoring satu kesatuan Malang Raya,” kata Khofifah.
Harus PSBB
Tim advokasi corona menghitung kasus untuk Malang Raya. Total kasus confirm positif untuk Malang Raya hingga 8 Mei 2020 berjumlah 69 kasus.
Ada empat kali periodik peningkatan kasus di wilayah tersebut, sedangkan untuk kasus kematian positif Covid-19 ada sejumlah 9 kasus atau 13 persen dan itu lebih tinggi prosentasenya dibanding prosentase nasional.
Dari lonjakan kasus, kematian dan sebaran semuanya terkontribusi dari kabupaten Malang, namun Malang Raya merupakan kesatuan wilayah epidemologi karena mobilitas warga 3 (tiga) daerah ini juga tak ada batasan, maka kembali tim menghitung dalam satu kesatuan wilayah, dan Malang Raya terekomendasikan untuk dilaksanakannya PSBB.
Menurut Khofifah, ada tiga klaster scoring, apabila pada range 0 – 5 maka rekomendasinya hanya penetapan karantina individu, range skor 6-7 maka rekomendasi bisa PSBB dan juga tidak, namun bila sudah masuk skor 8 – 10 maka rekomendasi harus PSBB.
“Malang Raya scornya mentok, ada pada scoring 10 sehingga ya harus PSBB,” tandasnya. Bagus






