Press "Enter" to skip to content

Pemprov Jatim Dirikan Tenda RS Darurat Pasien Corona

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendirikan tenda rumah sakit darurat untuk merawat pasien Corona. Hal ini dikarenakan jumlah pasien di Jatim semakin meningkat.

KATEGORI PDP

Nantinya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bertekad  memberikan perawatan rawat inap maupun karantina yang terukur pada pasien kategori PDP.

“Isolasi mandiri saat ini sudah tidak mungkin dilakukan. Terutama dengan kondisi saat ini kecenderungan PDP naik menjadi kasus positif Covid-19 sudah mencapai 68 persen. Maka harus kita siapkan layanan ke mereka, insya Allah akan terbuka keselamatan ini, terutama saat Rumah Sakit Darurat kita jadi,” ujar Khofifah Selasa malam (12/5/2020).

Khofifah melanjutkan, progress pembangunan rumah sakit darurat di gedung Puslitbang Humaniora Surabaya sedang dikebut. Dalam pekan ini diupayakan agar rumah sakit darurat tersebut sudah bisa beroperasi.

Baca juga  Singgah di Ponpes Amanatul Ummah, 99 Kiai Doakan Khofifah- Emil

“Saat ini tenda sudah terpasang di sana. Memang ada dua, yang berbasis gedung dan berbasis tenda. Kemarin juga sudah ada assesment dari Kementerian Kesehatan,” tegasnya.

Khofifah juga akan mengumpulkan enam laboratorium yang sudah mendapatkan izin dari pemerintah pusat untuk bisa melakukan uji spesimen swab PCR.

Dengan adanya rumah sakit darurat yang kapasitasnya sampai 200 pasien ini, maka dibutuhkan adanya kecepatan layanan, termasuk kecepatan dalam diagnosa pasien agar penanganan yang diberikan juga bisa cepat.

KAPASITAS TENDA

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim Benny Sampir Wanto, menambahkan, Gedung Puslitbang Humaniora Surabaya berkapasitas 100-200 bed dan 3 tenda RS Darurat.

“Sehingga total kapasitas maksimal menjadi 500 bed,” sambungnya.

Baca juga  Rencana Saudi Perbolehkan Warga Asing Berkunjung Mulai 16 September

Pelayanan di RS Darurat Jatim ini akan didukung sumber daya manusia terdiri relawan tenaga kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sebanyak 470 orang, yang 110 orang di antaranya berada di RS Unair.

RS Darurat Jatim siap menangani pasien dengan gejala klinis ringan sampai sedang.01/ Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *