Press "Enter" to skip to content

KPU Mulai Tahapan Pilkada, PPK-PPS Aktif 6 Juni

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan kembali memulai tahapan pilkada pada 6 Juni 2020 mendatang.

“Awalnya kita rencananya Mei tetapi karena kemarin Perppunya juga agak mundur, akhirnya kuta mundurkan jadi 6 Juni,” ujar Ketua KPU RI Arief Budiman dalam video confrence Ahad (15/5/2020).

PENUNDAAN

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menambahkan pada tahapan pilkada lanjutan tersebut, penyelenggara akan mengaktifkan kembali badan Ad-Hoc yang telah direkrut sebelumnya.

“Pada 6 Juni itu bisa kita lanjut kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), itu terhitung sejak diaktifkan kembali,” ujarnya

PPK dan PPS yang sudah direkrut pada Maret 2020 lalu juga akan kembali bekerja. Masa kerja mereka sebelumnya dihentikan sementara karena adanya penundaan tahapan Pilkada 2020.

Baca juga  Ngeri, Gugus Tugas Jatim: Tidak Hati-Hati, Surabaya Jadi Wuhan

“PPK dan PPS yang kemarin kita hentikan masa kerjanya, nanti kita lanjutkan, ada yang sudah sempat dilantik dan ada yang belum,” sambungnya.

Kemudian pada 13 Juni, KPU merencanakan untuk merekrut Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Awalnya rencana pembentukan PPDP itu pada 26 Maret 2020 lalu.

DAFTAR PEMILIH

Sehubungan dengan adanya penundaan tahapan pilkada, KPU juga menyesuaikan seluruh tahapan lainnya sesuai dengan dimulainya kembali penyelenggaraan pilkada.

Untuk penyusunan daftar pemilih, KPU merencanakan digelar pada 10 Juni-5 Juli 2020. Semula tahapan tersebut direncanakan pada 23 Maret-17 April.

Kemudian, penyusunan daftar pemilih hasil pemutakhiran berubah dari yang semula pada 11 April-17 Mei menjadi 6 Juli-4 Agustus 2020.

Baca juga  Khofifah Tegur Risma, Kewenangan Penentuan Zona dari Satgas Nasional

Tahapan rekapitulasi penetapan daftar pemilih tetap (DPT) bergeser dari 13-20 Juli 2020 menjadi 30 September-7 Oktober 2020.

Untuk masa kampanye, tetap akan digelar selama 71 hari dan dalam Rancangan PKPU tersebut direncanakan pada 26 September sampai 5 Desember 2020. Masa tenang dijadwalkan pada 6-8 Desember serta pemungutan suara pada 9 Desember. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *