Press "Enter" to skip to content

Khasiat Mengkudu, Sembuhkan Puluhan Pasien Corona

Buah mengkudu ternyata memiliki khasiat yang dahsyat. Buktinya, 33 pasien Covid-19 di Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku sembuh setelah minum jus mengkudu.

Bahkan ketika di tes, semua pasien dinyatakan negatif. Jus ini pun dinamakan C-19.

“Terima kasih Jus C-19,” ungkap seorang pasien yang sembuh.

Awalnya, jus mengkudu ini diracik oleh Irwan Paturusi. Jus C-19 ini lantas diberikan kepada 33 pasien yang telah dinyatakan positif terpapar virus corona yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Dadi Jl. Lanto Dg Pasewang, Makassar.

“Vaksin virus corona belum juga ditemukan di dunia kedokteran. Maka apapun cara yang ditempuh demi kesembuhan pasien, sepanjang obat itu dapat menyembuhkan. Dan ternyata setelah mereka minum Jus C-19, dinyatakan negatif dan boleh keluar dari rumah sakit,” kata Humas Rumah Sakit Dadi Makassar, Yunus belum lama ini.

Baca juga  Diizinkan KPU, Jokowi Kembali Bagi Bagi Sepeda

NYERI HILANG

Achmad Firdaus, satu di antara pasien yang sembuh, menuturkan, sejak menjalani isolasi, diberi obat-obat antibiotik dan vitamin, serta suplemen makanan novic dan susu kotak.

Masing-masing pasien isolasi, kata Achmad, diberi obat-obatan berdasarkan penyakit bawaannya, seperti jantung, diabetes dan, lain-lain.

Achmad mengakui bahwa sejak minum Jus C-19 dia merasa badannya langsung terasa ringan. Sakit tenggorokannya sembuh dan rasa nyeri badan juga hilang.

MEMBUNUH BAKTERI

Pakar Gizi asal Universitas Hasanuddin (Unhas), Makasar, Aminuddin Syam mengatakan, perlu penelitian lebih lanjut mengenai buah Mengkudu bisa dikatakan sebagai obat penangkal virus Covid-19.

Meski demikian, Amin membenarkan mengkudu mengandung berbagai zat gizi termasuk antioksidan, antibiotik.

Baca juga  Posko Pengaduan THR Siap Layani Pekerja

“Tetapi sebagai anti Corona perlu diteliti,” ucapnya.

Amin memaparkan, antibiotik yang terkandung dalam mengkudu sendiri hanya bisa membunuh bakteri, bukan virus. Sementara itu, antioksidan pada buah tersebut untuk menetralisir radikal bebas.

“Antibiotik untuk membunuh bakteri sedangkan antioksidan umumnya berperan dalam menetralisir radikal bebas yang berasal dari polutan,” kata Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas ini.

Adapun zat lain yang terkandung, diantaranya vitamin C, B, magnesium, potasium, dan kalsium. Sementara itu, ia juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada obat herbal baik yang dari tanaman atau buah yang mampu menangkal virus Corona.

“Sampai hari ini belum ada obat ataupun herbal yang diyakini secara ilmiah mampu menangkal Corona,” tandasnya. ,01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *