Press "Enter" to skip to content

Masjid di Probolinggo Diperbolehkan Gelar Shalat Id

Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengizinkan takmir masjid di daerah tanpa kasus Covid-19 menggelar shalat Idul Fitri. Izin diberikan dengan beberapa syarat, termasuk di antaranya menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalkan risiko penularan penyakit.

“Kami memberikan izin kepada takmir masjid, terutama masjid jamik di seluruh kecamatan, untuk melaksanakan shalat Id dengan catatan harus memenuhi beberapa persyaratan,” kata Bupati Probolinggo P Tantriana Sari dalam siaran pers yang diterima di Probolinggo, Selasa, (19/05).

Ia menjelaskan, takmir masjid di dusun yang warganya tidak ada yang terserang Covid-19 atau berstatus sebagai pasien dalam pengawasan boleh menggelar sholat Id dengan menerapkan protokol kesehatan. “Takmir masjid yang akan melaksanakan shalat Idul Fitri juga harus memastikan bahwa setiap (anggota) jamaah wajib membawa peralatan shalat sendiri, memakai masker, dan tidak bersalaman setelah selesai shalat,” katanya.

Baca juga  Semangat Perjuangan Islam Terpancar Dari Reuni 212

“Agar meminimalisir kerumunan usai shalat, tolong sediakan kantong plastik bagi setiap jamaah untuk menyimpan masing-masing alas kakinya,” imbuh Tantriana.

Selain itu, takmir masjid harus mengatur agar jarak antara satu anggota jamaah dengan yang lain minimal 1,5 meter. Takmir juga harus melakukan pengaturan agar tidak sampai terjadi kerumunan orang sebelum dan sesudah shalat.

“Memang ekstra kerja keras terutama bagi para takmir masjid. Namun kami telah menginstruksikan kepada para instansi terkait dan para camat untuk bertanggung jawab pada pelaksanaan shalat Id, termasuk backup (dukungan) personel pengamanan, minimal pada masjid jamik di seluruh kecamatan,” ujarnya.

Menurutnya Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Probolinggo menyiapkan pesan kesehatan yang akan disisipkan dalam khutbah sholat Id. Hingga Senin (18/5) malam, menurut data pemerintah kabupaten, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sebanyak 44 orang. Rinciannya yakni 30 orang masih menjalani perawatan, 13 orang sudah sembuh, dan satu orang meninggal dunia. ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *