Press "Enter" to skip to content

Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah Merangkak Naik

Harga bawang merah di Malang mulai merangkak naik. Sejumlah warga mengeluhkan.

Ini dikarenakan jelang Idul Fitri sehingga harga bawang merah semakin naik. Yuniawarti, seorang pembeli mengaku harga bawang merah sekilo mencapai Rp 60 ribu/kg.

Yuni mengakui jika kenaikan harga bawang perlahan naik sebelum bulan puasa. Awal Ramadhan, katanya, harga bawang merah Rp 30 ribu/kg.

“Kemudian masuk puasa Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu. Sekarang sudah Rp 60 ribu per/kg,” ujarnya Jumat (22/5/2020).

KENDALIKAN HARGA

Mengetahui lonjakan harga ini, Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya mendorong pemerataan pasokan bawang merah. Tujuannya untuk mengendalikan harga yang terpantau menguat di berbagai daerah.

Baca juga  Update Corona 30 Desember 2020: Tambah 8.002 Kasus, Corona Baru Pecah Rekor

Kementan berupaya memasok bawang merah yang berada di sentra produksi utama daerah non sentra yang berpotensi mengalami kekurangan pasokan. Dengan begitu, harga digadang bisa berangsur normal kembali.

“Kami di Ditjen Hortikultura telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung distribusi pangan terutama produk hortikultura strategis, dari petani terdampak ke pasar tujuan. Ini bagian dari wujud komitmen Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo,Red) untuk menjamin ketersediaan pangan pokok aman terkendali, terlebih saat pandemi Covid-19 ini,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto.

INTERVENSI DISTRIBUSI

Dia mengaku saat ini bawang merah menjadi prioritas untuk dilakukan intervensi distribusi yang terhambat karena kendala transportasi dan pengangkutan selama diterapkannya pembatasan wilayah.

Baca juga  Visa Progresif Umrah Dihapus, Jamaah Umrah Dikenakan Biaya 491 Riyal

Sehingga kondisi ini berdampak pada tidak meratanya distribusi bawang merah dan kenaikan harga selama masa pandemi. 01/Bagus

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *