Press "Enter" to skip to content

Hakimnya Meninggal Mendadak, Mulai Hari ini PN Surabaya Tutup Dua Minggu

Pengadilan Negara (PN) Surabaya bakal tutup sementara selama dua pekan setelah ada seorang hakim dan seorang juru sita wafat mendadak.

Untuk diketahui seorang hakim di PN Surabaya yakni EAS meninggal mendadak. Ia wafat usai sempat mengalami gagal nafas dan kejang, pada Jumat (12/6). Namun belum diketahui apa penyebab pasti meninggalnya EAS. Sehari sebelumnya, PN Surabaya juga berduka atas kematian seorang juru sita berinisial S. Penyebab kematian S juga belum diketahui secara pasti. Selain itu juga lantaran terkonfirmasinya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Penutupan PN Surabaya sendiri bakal berlangsung mulai Senin 15 Juni hingga 26 Juni 2020. Juru bicara PN Surabaya Martin Ginting mengatakan kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Ketua PN Surabaya.

Baca juga  BNPB: Jangan Kaget, Pekan Depan Kenaikan Corona Mencapai 40 Ribu

“Kebijakan ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang sudah masuk ke kalangan ASN di PN Surabaya. Selain dinyatakan satu ASN positif Covid-19, beberapa hari lalu juga ada seorang hakim dan juru sita meninggal dunia secara mendadak,” ujar Ginting, Ahad (14/6).

Namun, kata Ginting, nantinya PN Surabaya bakal menggelar beberapa sidang pidana yang jadwalnya sudah tidak bisa diundur lagi. Alasannya karena masa penahanan para terdakwa yang hampir habis dan tidak bisa diperpanjang lagi.

Ginting memastikan sidang-sidang itu nantinya akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengadilan akan ditutup buat pengunjung, bahkan jurnalis yang melakukan peliputan pun akan dibatasi.

Baca juga  506 Karyawan Sampoerna di Isolasi

“Kita terpaksa tetap gelar sidang tersebut dengan protokoler dan aturan yang ketat. Tidak ada pengunjung yang boleh masuk area pengadilan dan peliputan jurnalistik juga kita batasi untuk beberapa wartawan saja,” ujarnya. Ym

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *