Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Covid-19, Dewi Nur Aisyah memaparkan, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia terus menurun dalam lima bulan terakhir sejak kasus positif ditemukan.
Sementara, di sisi lain tren kasus sembuh terus meningkat di waktu bersamaan. Angka kematian dan kesembuhan ini menurut Dewi jadi dua indikator utama terkait penanganan Covid-19.
“Kalau berdasarkan kematian, kita melihat memang sejak mulai ditemukan Covid-19 sampai sekarang angka kematian terus menurun,” ujar Dewi di Graha BNPB, Senin (3/8/2020).
SEMPAT TERTINGGI
Tim Satgas Covid-19, mencatat, persentase angka kematian sempat mencapai angka tertinggi pada bulan pertama sejak kasus positif pertama ditemukan yakni 9,3 persen.
Angka itu menurun pada bulan berikutinya, menjadi 8,64 persen, dan kembali turun pada Mei hingga Juli mencapai 6,68 persen. Terakhir, 2 Agustus angkanya menyentuh 4,7 persen.
Menurut Dewi, kasus kematian, selain itu juga menjadi indikator terkait seberapa sigap pemerintah daerah dalam menangani pasien Covid-19 yang menjalani perawatan. Sebab, dari angka itu pemerintah kemudian juga dapat menganalisis lebih jauh penyebab meningkatnya angka kematian.
“Apakah karena datang sudah telat, atau kedua karena ada komorbid juga. Atau kekurangan SDM di sana untuk membantu. Ini bentuk evaluasi lain. Ada apa dengan angka kematian tinggi,” ujar Dewi.
GEJALA RINGAN
Pasalnya, lanjut Dewi, kasus kematian Covid-19 umumnya hanya memiliki gejala ringan. Ia mencatat, hanya 15 persen kasus positif Covid-19 yang mengalami gejala berat, dan hanya 1 persen di antaranya menggunakan ventilator.
Sementara untuk kasus sembuh, Dewi menyebutkan, terjadi kenaikan persentase kasus berdasarkan tren per bulan. Hingga 2 Agustus, ia mencatat persentase kasus sembuh di Indonesia mencapai 61,79 persen.
Angka itu, katanya, masih cukup lebih baik dibanding beberapa bulan sebelumnya. Pada Juli, rata-rata kasus sembuh mencapai 51,11 persen, lalu pada Juni lebih kecil dengan 37,19 persen, dan pada Maret dengan persentase terendah yakni 8,33 persen.
“Jadi ada progres kesembuhan cukup baik dari pasien Covid-19 di Indonesia,” tandasnya. Bagus









