Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Forum SATHU) telah menemui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama, Senin (14/2). Pertemuan ini dilakukan untuk berdiskusi terkait langkah apa yang akan diambil pemerintah maupun penyelenggara ibadah haji dan umrah dalam persiapan haji 2021.
Anggota Dewan Pembina Forum SATHU, Muhammad Ali Amin, mengatakan, dalam pertemuan itu, Forum SATHU dan Kemenag sepakat untuk bersinergi dan saling menguatkan koordinasi antara pemerintah dan swasta dalam penyelenggaraan haji dan umrah, terlebih di tengah masa pandemi saat ini.
SILATURAHIM
“Kehadiran kami selain untuk bersilaturahmi dengan Pak Menteri, kami sebagai pelaku usaha yang menjadi mitra kerja Kemenag dalam penyelenggaraan haji dan umrah ingin mendapatkan arahan dari Pak Menteri terlebih di situasi dan kondisi pandemi saat ini,” kata Muhammad Ali Amin, Selasa (16/2).
Ali yang juga Ketua Umum Gabungan Pengusaha Haji dan Umrah Nusantara (Gaphura) mengapresiasi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah banyak melakukan pendekatan dan bernegosiasi dengan pihak Saudi. Menurutnya, langkah itu bisa menjadi pertimbangan Saudi mempertimbangkan penyelenggaraan haji untuk Indonesia.
DEADLINE MARET
Ali mengatakan, menurut Menag bahwa pihaknya hampir setiap seminggu sekali berkordinasi dengan pemerintah Saudi. Bahkan pihaknya memberikan dateline hingga Maret kepada pemerintah Saudi untuk memberikan kepastian penyelenggaraan haji tahun ini.
Memang, kata Menag, pihaknya sejauh ini belum membicarakan soal berapa banyak kuota yang akan diberikan Saudi kepada Indonesia. Hanya saja, Kemenag telah menyusun beberapa skenario haji 2021,” katanya.
Ali mengaku senang dengan langkah yang dilakukan oleh Menteri Agama yang terus mendesak Saudi untuk segera memutuskan kepastian penyelenggaraan haji. Langkah Menag itu patut diapresiasi, yang sudah terus berkomunikasi dengan Saudi untuk memutuskan kepastian haji, sehingga tidak lagi pada last minute. ym






