by

Pengasuh Amanatul Ummah Haramkan Vaksin AstraZeneca

Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim Pacet Mojokerto secara tegas menolak vaksin AstraZeneca. Dia melarang keras belasan ribu santri, mahasiswa, serta pengajar di lembaga pendidikannya disuntik vaksin COVID-19 dari Inggris tersebut.
“Amanatul Ummah sangat mendukung vaksinasi, asalkan jangan vaksin AstraZeneca. Kalau vaksin AstraZeneca haram mutlak bagi Amanatul Ummah. Jadi, tidak ada halal mubah itu tidak ada,” kata Kiai Asep kepada wartawan di Institut KH Abdul Chalim, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Mojokerto, Sabtu (27/3).

Ia pun melarang keras seluruh santri, mahasiswa dan pengajar di pesantren maupun lembaga pendidikan Amanatul Ummah disuntik vaksin AstraZeneca yang menurut MUI mengandung babi itu. Saat ini, Kiai Asep mempunyai sekitar 12.000 santri dan mahasiswa, serta 1000 lebih tenaga pendidik. Baik di Mojokerto maupun di Surabaya.
“Karena sesuai fatwa MUI pusat yang mengatakan vaksin AstraZeneca itu mengandung (tripsin) pankreas babi dan hukumnya haram. Menurut MUI pusat hukumnya haram, tapi diperbolehkan ketika darurat. Namun, di Amanatul Ummah tidak ada darurat. Karena selama satu tahun di Amanatul Ummah ini tidak ada yang terkena COVID-19,” tegasnya. (01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed