Kapolda Jatim Apresiasi Anggota Polri yang Lakukan Pembinaan di Pasar Mojokerto

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta didampingi Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengunjungi Pasar Sawahan, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Senin (1/11) pagi.

Kapolda ingin memastikan kegiatan perekonomian di pasar tersebut sudah berjalan dengan baik serta mengapresiasi kinerja anggota Polri, Aiptu Sumilak, yang dipercaya oleh para pedagang untuk melakukan pembinaan di pasar tersebut. Kapolda Jatim juga menyapa para pedagang, juga memborong beberapa dagangan pedagang setempat.

“Kami hadir langsung di pasar Sawahan ini terkait situasi pasar setelah PPKM ini berjalan dengan baik. Kedua saya juga ingin mendengar langsung adanya anggota kami Aiptu Sumilak yang dipercaya untuk melakukan pembinaan di pasar ini, untuk menciptakan suatu sistem sosial pasar yang baik diantaranya sistem kebersihan, keamanan dan kenyamanan,” ujar Irjen Pol Nico Afinta.

Kapolda Jatim menyapa dan memborong beberapa dagangan di pasar Sawahan, Bangsal, Mojokerto

Kapolda Jatim menyebut, pada awal 2018, sistem keamanan, kenyamanan dan kebersihan di pasar Sawahan belum terbentuk. Hingga kemudian Aiptu Sumilak diminta untuk membantu melakukan pembinaan di pasar tersebut dan memberikan perubahan positif.

“Akhirnya sampai sekarang kalau tidak salah sudah dua kali melakukan pembinaan, kalau bahasa sini itu Mantri pasar, nah saya dengar nanti ada pemilihan ketiga Aiptu diminta lagi,” katanya.

Kapolda Jatim mendengar langsung dari para pedagang pasar Sawahan terhadap kinerja baik yang dilakukan Aiptu Sumilak. Kapolda Jatim turut bangga dan menyebut hal positif itu juga bisa dilakukan oleh anggota Polri yang lainnya.

“Saya ikut bangga apa yang dilakukan oleh Aiptu Sumilak di sini dan saya mendengar langsung dari pedagang bahwa apa yang dilakukan oleh dia melebihi panggilan tugas dan tanggung jawabnya, dan saya juga mendorong untuk semua anggota polri bersama-TNI dan pemerintah menciptakan hal yang baik, menciptakan struktur sosial yang baik yaitu kemanaan, kenyamanan sehingga roda ekonomi bisa berjalan,” tegas Kapolda Jatim.

Aiptu Sumilak rutin melakukan pembinaan di pasar Sawahan, Bangsal, Mojokerto

Kapolda Jatim kembali menegaskan agar masyarakat untuk sampai kapanpun tetap disiplin menerapkan prokes atau protokol kesehatan. Sehingga kegiatan ekonomi berjalan, keamanan dan ketertiban dengan sinergi pemerintah, polri dan TNI juga bisa berjalan.

“Aiptu Sumilak ini menunjukkan dan mengambil peran disitu, saya kira ini semua orang bisa berperan, pedagangnya berperan, kepala desa berperan, Babinsa dan Babhinkantibmas juga berperan, ayo kita ciptakan situasi ini, khusus Aiptu Sumilak terus tetap semangat, sinergi terus dengan seluruh unsur di sini sehingga nanti sehingga masyarakat bisa terbantu,” pungkas Kapolda Jatim.

Sementara itu Aiptu Sumilak mengaku tidak ada kendala dalam membagi tugas sebagai anggota polri dan pembina di pasar Sawahan. Biasanya ia mengontrol pasar saat pulang kerja pada sore hari.

“Kalau pagi tugas utama saya apel pagi, jam 3 sore saya ke pasar, kontrol karena banyak pedagang yang menata barang, Alhamdulillah selama saya menjadi Kepala pasar ini saya tidak pernah terganggu ya, karena di luar kerjaan saya yang utama, prioritas pertama saya adalah sebagai anggota polri,” tegasnya.

Aiptu Sumilak mengaku paham betul seluk-beluk kehidupan di pasar. Saat kasus covid-19 sedang meninggi, dirinya juga ikut sedih karena pedagang di pasar terkena dampaknya.

“Saya sudah akrab dengan para pedagang, sering ngobrol, mereka senang kalau saya di sini, kasihan mas kalau seperti kemarin marak Corona, saya sampai nangis melihatnya, gimana enggak nangis pagi jualan nunggu sampai siang enggak ada pembeli sama sekali, kasihan terus keluarganya dikasih makan apa,” ujar Aiptu Sumilak sembari menitikkan air mata.

Namun kini Aiptu Sumilak kembali senang karena pembeli di pasar semakin banyak seiring level PPKM yang turun. Total pedagang di pasar Sawahan sekitar 600-700 orang.

“Sekarang bagus, karena pedagang ini kalau diatur gampang, enggak rewel, saya senang, jadi saya menjaga untuk kesehatan penjual dan konsumen untuk tetap prokes, sekarang pembelinya tambah banyak,” ujar Aiptu Sumilak yang bertugas di SPN atau Sekolah Polisi Negara di Bangsal Mojokerto Bagian urusan Manansal makan siswa.

Sementara itu sosok Aiptu Sumilak di mata pedagang dikenal baik. Seperti yang diakui Mulyajayanti (36), salah satu pedagang di pasar Sawahan. Dirinya menginginkan Aiptu Sumilak terus melakukan pembinaan di pasar tersebut.

“Daripada yang dulu-dulu, lebih baik ini, dan kalau bisa ya seterusnya. Kalau yang dulu sering ada kehilangan sepeda motor tapi tidak mau tanggung jawab, alhamdulillah enggak pernah lagi, aman,” katanya.

Selain masalah keamanan, Aiptu Sumilak juga dikenal memperhatikan nasib pedagang. Misalnya tidak menjual tempat kosong di dalam pasar kepada orang lain untuk kepentingan pribadi.

“Saya sukanya itu. Kalau yang dulu ada jalan di pasar yang dipetak-petak oleh kepala pasar dan dijual, kalau sekarang tidak ada, saya penginnya beliau tetap sebagai mantri di sini, lebih aman,” pungkas Mulyajayanti. Ym

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *