Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu yang jatuh pada hari Kamis (22/12), Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya melangsungkan peletakkan batu pertama pembangunan gedung dakwah pendidikan.
Acara yang dihadiri Pengurus Yayasan Masjid Al Falah Surabaya, Kepala KBTK Al Falah, Kepala SD Al Falah, Kepala SMP Al Falah Surabaya, Kepala SMP Al Falah Deltasari, Kepolisian dan TNI, berlangsung khidmah.

Direktur LPF Surabaya Ustaz Jusa Indrawan bersyukur akhirnya pembangunan bisa dimulai setelah dua tahun lamanya mengurus administrasinya.
“Alhamdulillah, di peringatan hari ibu ini, kita bisa melaksanakan ground breaking pembangunan gedung dakwah pendidikan yang selama ini kita harapkan,” ujarnya.
Di hari ini juga, lanjut Ustaz Jusa, LPF Al Falah Surabaya juga melaunching logo yang baru. Dimana logo ini sudah didaftarkan di Kemenkumham. Sehingga logo yang baru saat ini, berbeda dengan logo Al Falah yang ada di Surabaya maupun di sekitarnya.
“Kalau dulu, logonya sama semua dengan Al Falah. Tapi sekarang Alhamdulillah sudah berbeda. Jadi masyarakat bisa paham bahwa logo saat ini dibawah naungan Masjid Al Falah Surabaya,” sambungnya.
Ustaz Jusa mengakui, pihak LPF sengaja meletakkan batu pertama pembangunan bertepatan dengan hari ibu. Menurutnya, ini mengambil filosofi hari ibu. Yang mana seorang ibu adalah pionir pendidikan untuk anak-anaknya.
“Dengan momen hari ibu, mudah-mudahan pembangunan ini mampu menginspirasi jasa ibu sebagai panutan kita. Yang mana juga mudah-mudahan anak anak kita menjadi sukses dan menjadi kebanggaan bagi kita serta bangsa Indonsia,” tegasnya.
Seperti diketahui bahwa gedung dakwah ini memiliki 9 lantai. Gedung dakwah juga akan ditempati siswa SMP Al Falah Surabaya. Selain itu, gedung dakwah LPF Surabaya juga memiliki kolam renang dan fasilitas yang menunjang siswa berprestasi. Bg







