Daftar Tunggu Haji Berpotensi Lebih Cepat, Kemenhaj Verifikasi Ulang Antrean Calon Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berupaya memangkas waiting liat atau waktu tunggu ibadah haji.

Salah satunya dengan memverifikasi ulang daftar antrean calon jemaah. Sekitar 400.000 data calon jemaah berpotensi dihapus karena terindikasi tidak memiliki keberadaan yang dapat diverifikasi.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan proses penyisiran antrean masih berlangsung. Dia memaparkan, Kemenhaj tengah mencocokkan data calon jemaah dengan data pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan validitas setiap nama dalam daftar tunggu.

“Antrean ini kita udah sisir, tapi belum selesai. Banyak temuan-temuan, data-data yang harus kita verifikasi lagi ke Dinas Dukcapil untuk memastikan bahwa orang ini bener ada nggak. Karena dicari-cari itu nggak ada,” kata Irfan saat ditemui Di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (1/9/2026).

Baca juga  Seleksi Petugas Haji 2027 Lebih Ketat, Ruangan Ujian Disegel Demi Transparansi

Dia melanjutkan, apabila proses verifikasi ulang dipastikan tidak valid, jumlah antrean haji nasional dapat berkurang lebih dari 400.000 orang. Pengurangan tersebut dinilai dapat berdampak langsung terhadap panjangnya masa tunggu calon jemaah

Irfan mengatakan upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Kemenhaj untuk menekan waktu tunggu keberangkatan haji. “Tahun ini saja kemungkinan yang berangkat adalah mereka yang mendaftar tahun 2014, 2015, 2016. Artinya hanya 15 tahun. Sehingga kemungkinan itu akan bisa menjadi standar kita nanti. Tapi kita tetap bekerja keras untuk memastikan itu,” kata Irfan. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *