Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) Jawa Timur Pinky Saptandari memberikan tips kepada masyarakat, utamanya orang tua yang memiliki anak dengan Down Syndrome (DS).

Ini disampaikan Pinky saat menggelar kegiatan pentas seni anak DS dalam peringatan Hari Down Syndrome Sedunia, di Gedung BKKKS Surabaya.
“Ada dua strategi. Pertama dengan pendidikan dan berorganisasi,” ungkapnya ditemui Bagus, wartawan majalahnurani.com di ruangannya, Ahad (19/3).
Pendidikan, papar Pinky, bukan hanya pendidikan formal saja. Tapi juga kursus yang dibutuhkan anak DS. Kemudian soal berorganisasi. Mengapa ini penting? Orang tua yang tadinya malu, menyembunyikan anaknya karena DS, ketika berorganisasi maka akan memiliki teman.
“Saling memberikan tips. Anakku suka ngambek, anakku suka dikendalikan, susah dibangunkan saat sekolah. Apa yang dilakukan? Maka dengan berbagi itulah maka akan membuat orang tua mendapat solusi,” sambungnya.
Dengan berkumpul, berorganisasi, lanjut Pinky, maka masalahbyang dihadapi si orang tua, akan bisa disharingkan sehingga dapat solusi.
“Jadi masalah itu tidak untuk disimpan, tapi untuk dipecahkan,” urainya.
Menurut Pinky, persoalan inilah yang menjadi tugas dirinya, termasuk media dalam membantu mensosialisasikan dan mengedukasi tentang masalah anak DS.
“Supaya masyarakat, orang tua bisa terbuka dan punya kesadaran untuk memberikan perhatian dan berbagi ke sesama,” pungkasnya. Bagus






