Beberapa spanduk putra kiai Asep yang bernama Muhammad Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Habib dirusak orang yang tidak bertanggungjawab. Aksi vandalisme terhadap spanduk bakal calon legislatif (bacaleg) partai Nasdem untuk DPR RI ini terjadi di berbagai lokasi di Kabupaten Mojokerto.
Gus Habib merupakan Bacaleg dari Dapil 8, meliputi Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, dan Kota Madiun.
Seperti salah satu spanduk yang dirusak oknum vandalisme berada di sekitar Monumen Batu, Desa/Kecamatan Kutorejo. Selain itu spanduk lainnya yang dirusak berada di Desa Pandanarum dan Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet.
Oknum pelaku vandalisme menggunakan senjata tajam untuk merobek spanduk Gus Habib, khususnya bagian kepala dan badan. Aksi ini menjadi sorotan dan menimbulkan kekecewaan di kalangan puluhan ribu pendukung dan simpatisan Gus Habib.
Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Mojokerto, H. Suwandi Firdaus, mengungkapkan keprihatinannya terhadap aksi oknum vandalisme yang menimpa spanduk Gus Habib.
“Kami sangat menyayangkan tindakan oknum vandalisme yang dilakukan terhadap spanduk Gus Habib. Ini mencerminkan sikap tidak dewasa dan tidak menghargai proses demokrasi yang sedang berjalan. Gus Habib memang menjadi idola rakyat mojokerto” ujarnya.
Meski demikian, Suwandi menyikapi kejadian ini dengan sikap yang bijak.
“Kami tetap menjaga sikap positif dalam berpolitik. Kami, bersama dengan DPD Partai Nasdem, berkomitmen untuk berpolitik dengan santun, senyuman, dan kegembiraan. Itulah ciri dari politik yang sehat dan berintegritas.”
Belum diketahui secara pasti siapa pelaku dari aksi vandalisme tersebut. Gus Habib sendiri belum memberikan komentar resmi terkait aksi vandalisme itu.
Diharapkan kejadian ini tidak merusak semangatnya dalam menjalankan kampanye politik dengan cara yang baik dan beretika.
Peristiwa vandalisme pada spanduk Gus Habib ini menjadi perhatian publik, dan diharapkan tindakan serupa tidak terulang lagi di masa depan. Ym






