Halaman Universitas Surabaya (Unesa) dipadati ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia, pada Sabtu (20/5). Dengan mengenakan pakaian adat, mereka khidmat mendeklarasikan peradaban di Hari Kebangkitan Nasional. Upacara peringatan Hari Kebangkitan langsung dipimpin Rektor Unesa Prof Nurhasan.
Prof Nurhasan menegaskan bahwa Harkitnas (Hari Kebangkitan Nasional) merupakan upaya mengingatkan generasi milenial tentang perjuangan Indonesia 115 tahun silam. Untuk itu perlu tenaga, pikiran dan kekompakan. Kemudian pentingnya kebersamaan era adaptasi termasuk menyesuaikan peradaban.
“Kita siapkan duta peradaban dari Jatim. Tugasnya menyebarluaskan pentingnya memiliki akhlak bangsa dan bernegara,” tuturnya diwawancarai Bagus wartawan majalahnurani.com usai upacara.

Prof Nurhasan berpesan dan mendorong duta peradaban memiliki akhlakul karimah sesuai peradaban bangsa Indonesia. Lebih itu, dia berharap nantinya setelah deklarsi peradaban maka bisa memperluas literasi masyarakat berakhlak.
Ahmad Zaini, Ketua Peradaban Indonesia mengakui pentingnya peradaban untuk kemajuan bangsa. “Peradaban itu penting. Meniliki akhlak mulia dan wajib,” tegasnya.
Dijelaskan bahwa nanti pada 29 Juli 2023, juga akan diadakan deklarasi peradaban di Tugu Pahlawan yang diikuti siswa SD, SMP, SMA, santri dan mahasiswa. Dijadwalkan nanti Presiden Jokowi juga akan hadir dalam deklrasai tersebut.
Sementara Duta Peradaban dari Unesa, Jihan Fairu mangatakan, tugas yang menantinya yakni memberi contoh ke mahasiswa lain untuk menyambut peradaban akhlak. “Iya, saya harus jadi role model terbaik dan mengupayakan pembangunan di Unesa,” tegasnya. Bagus













