Suasana SD Al Falah Surabaya pagi itu berubah menjadi riuh dengan adanya Pasar Raya. Dimana ratusan siswa kelas 1 dan 4 menyajikan beragam jajanan atau produk hasil karyanya sendiri. Ya, ternyata mereka memeriahkan pagelaran Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertemakan Kewirausahaan selama dua hari mulai Senin hingga Selasa (5-6/6). Lebih dari itu, Pasar Raya ini bertujuan untuk meneladani Rasulullah SAW dengan cara mengajarkan siswa berdagang.
Kepala SD Al Falah Ustazah Yuni Wakhidah menuturkan, Pasar Raya itu merupakan rangkaian kegiatan P5. “Ini adalah puncaknya kegiatan tema wirausaha,” ujarnya diwawancarai Bagus wartawan majalahnurani.com.

Dijelaskan bahwa sebelum Pasar Raya, siswa sudah mengikuti seminar profesi dengan mengundang wali murid yang punya usaha sendiri. Tujuannya memberikan wawasan ke anak bagaimana berwirasusaha. Kemudian tahap berikutnya, siswa membuat perencanaan usaha apa yang akan di geluti. Setelah itu tahapannya siswa mempresentasikan produk yang dibuat. “Namanya business plan. Kemudian anak diajar membuat produksi bersama. Membuat minuman, makanan. Barulah anak dilatih memasarkan ke sekolah secara langsung berkeliling. Mulai ke guru dan temannya,” urai Ustazah Yuni.
Ustazah Yuni berharap dengan digelarnya Pasar Raya, maka siswa mampu menerapkan P5. “Diantaranya beriman dan bertakwa ke Allah. Kemudian mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah di bidang ekonomi. Seperti halnya Rasulullah mengajarkan kita berdagang,” jelasnya.
Pihak SD Al Falah juga memberikan reward kepada para siswa. Termasuk penilaian yang meliputi semangat, kreatif, kolaboratif, laris, inovatif, heboh dan persuasif.
Fatisya, siswi kelas 4, mengaku senang dagangannya laris. Di Pasar Raya, Fatisya menjual minuman Chipii Drink. Minuman ini berbahan dasar susu coklat kental manis kemudian diberi es batu dan coco karamel. “Iya seneng. Banyak yang beli,” ungkapnya. Bagus






