Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menghormati keputusan Miftah Maulana yang memutuskan mundur sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Keputusan itu disampaikan Miftah usai videonya mengolok-olok penjual es teh viral di media sosial dan menuai kecaman publik.
“Kita hormati keputusan beliau,” kata Hasan ke wartawan Jumat (6/12).
Hasan pun mengatakan Presiden Prabowo Subianto memiliki hak penuh untuk menetapkan pengganti Miftah. “Itu hak prerogatif presiden,” ucapnya. (Bg)












