Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), akan menggelar karnaval budaya pada Jumat (9/5) malam. Acara ini, merupakan bagian dari rangkaian Musyawarah Nasional (Munas), ke-VII APEKSI yang tengah berlangsung di Kota Pahlawan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah menyampaikan, bahwa karnaval budaya Munas APEKSI kali ini mengusung tema “Surga Budaya Cahaya”. Para Wali Kota anggota APEKSI, beserta pasangannya dijadwalkan akan menampilkan pakaian khas daerah, dan Kebudayaan dari kota masing-masing, melintasi rute dari Jalan Tunjungan, menuju Balai Pemuda.
“Pawai atau karnaval budaya dalam rangkaian Munas APEKSI ini, akan dimulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB besok malam, Jumat, dengan rute yang telah ditentukan. Masyarakat dapat menyaksikan langsung, para Wali Kota dan pasangannya, dalam balutan busana khas daerah mereka,” ujar Hidayat Syah, Kamis (8/5).
Lebih lanjut, Hidayat Syah mengajak seluruh masyarakat, untuk ikut menyaksikan kekayaan budaya dari berbagai penjuru Indonesia, yang akan ditampilkan dalam karnaval ini. “Ayo datang dan saksikan pawai budaya, yang menjadi bagian dari Munas APEKSI ke-VII, di Kota Surabaya,”ajaknya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan karnaval budaya, sebagai rangkaian acara Munas APEKSI di Surabaya, akan diberlakukan pengaturan arus lalu lintas, pada Kamis (8/5) mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.
Adapun perpindahan arus lalu lintas yang akan diterapkan, antara arus lain lalu lintas dari Jalan Basuki Rahmat, yang menuju Jalan Gubernur Suryo akan dialihkan ke Jalan Embong Malang, untuk lalu lintas dari Jalan Pemuda, yang melewati Jalan Yos Sudarso akan diarahkan, untuk menggunakan lajur kanan.
Lebih lanjut, Trio menyampaikan, bahwa warga yang melintas di Jalan Pemuda dari arah Jalan Panglima Sudirman, akan diarahkan untuk menggunakan lajur kiri. Kemudian lalu lintas dari Jalan Gemblongan, yang menuju Jalan Gubernur Suryo melalui Jalan Tunjungan, akan dialihkan menuju Jalan Genteng Kali.
“Kemudian lalu lintas dari Jalan Genteng Kali, yang menuju Siola akan dialihkan menuju Jalan Undaan,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau, kepada masyarakat dan pengunjung, yang ingin menyaksikan Karnaval Budaya agar memarkirkan kendaraannya, di titik-titik parkir resmi yang telah disediakan. Untuk kendaraan dua bisa memarkir roda kendaraannya di Gedung Siola, Eks Pasar Tunjungan (Seiko), Jalan Embong Malang Sisi Utara, Taman Apsari dan Jalan Kenari.
Lebih lanjut Trio menambahkan, untuk kendaraan roda empat bisa parkir di Jalan Embong Malang sisi utara, Jalan Simpang Dukuh, Jalan Ketabang Kali sisi timur, Jalan Ketabang kali sisi barat dan Jalan Kenari.
“Dengan informasi ini diharapkan masyarakat, bisa menyaksikan gelaran karnaval budaya dengan nyaman,” tutupnya.(yunus)






