Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya pada Jumat (15/8) menggelar pawai untuk merayakan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pawai diikuti siswa kelas 1 hingga 6. Mereka tampil kompak mengenakan busana bernuansa merah putih lengkap dengan atribut kemerdekaan.
Mereka berjalan penuh semangat menyusuri rute di sekitar sekolah sambil melambaikan tangan dan menyapa warga yang antusias menyaksikan jalannya pawai.
Humas SD Kreatif Agus Mulyadi menjelaskan, perayaan kemerdekaan di sekolah ini sejatinya telah dimulai sejak pekan kedua Agustus 2025.
Berbagai lomba antarkelas digelar untuk menyambut momen bersejarah tersebut.
“Mulai dari futsal, gobak sodor, roda berjalan, mini soccer, musik patrol, hingga lomba puisi dan vokal. Seluruh kegiatan dirancang untuk mengasah sportivitas, kerja sama, sekaligus bakat seni para siswa,” ujarnya.

Sementara puncak kemeriahan ditandai dengan hadirnya tumpeng polopendem setinggi 1,5 meter yang disusun secara unik dari bahan pangan tradisional, seperti jagung, ubi, singkong, dan kacang-kacangan.
Setiap siswa membawa bahan pangan dari rumah, sebagai bentuk pengenalan terhadap alternatif makanan pokok yang tumbuh subur di Indonesia.
Kepala SD Kreatif Ustad Suyono, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarat dengan pesan moral.
“Dulu para pejuang bertahan hidup dengan polopendem di tengah keterbatasan logistik. Itu menunjukkan semangat juang dan pantang menyerah. Nilai tersebut harus diteladani anak-anak sekarang, agar gigih meraih cita-cita dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif,” tegasnya. (Bg)











