Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Sumenep, kembali menggelar pertemuan rutin bulanan, Rabu (27/8). Acara yang ditempatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Kota Sumenep ini berlangsung selama setengah hari dengan dihadiri oleh para Penyuluh Agama Kabupaten Sumenep.
Selain dihadiri Kasi Bimas Kemenag Sumenep, H. Moh. Mabrur, acara ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid serta beberapa staf kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep.
Dalam sambutannya, Kasi Bimas Kemenag Sumenep, H. Moh. Mabrur menegaskan agar semua Penyuluh memiliki semangat kepedulian yang tinggi, baik terhadap sesama Penyuluh lebih-lebih dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Ini penting saya sampaikan. Karena itu, melalui IPARI ini, kita harus perkuat kebersamaan dan kepedulian, saling mendukung, saling berbagi, menyampaikan gagasan penting untuk tugas dan fungsi kita yang lebih baik,” terang H. Moh. Mabrur.
Sementara itu, Kepala Kemenag Sumenep, H. Abdul Wasid menekankan agar Penyuluh Agama terus melakukan Inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsi (Tusi) yang telah diamanahkan.
“Penyuluh Agama harus melakukan inovasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya, agar perannya lebih maksimal dan perannya semakin dirasakan oleh masyarakat,” tegas H. Abdul Wasid.
Dalam melakukan inovasi ini, lanjut Abdul Wasid, Penyuluh Agama harus selalu berfikir apa yang akan dilakukan dalam rangka untuk memperkuat kompetensi Penyuluh. Fasilitas dalam upaya menjalankan tugas Penyuluh juga harus disiapkan, termasuk Laptop, sebagai perangkat kerja Penyuluh.
“Terakhir, saya juga ingatkan, jaga kedisiplinan, lebih-lebih karena kalian semuanya sudah ASN, yang mendapatkan gaji serta tunjangan dari Negara,” Imbuhnya. KUR
Beri Pengarahan di Acara IPARI, Kepala Kemenag Sumenep Tekankan Inovasi Penyuluh dalam Menjalankan TUSI












