Israel melancarkan serangan yang menargetkan pimpinan Hamas di Qatar pada hari Selasa malam. Serangan ini menyasar negara mediator kunci dalam konflik Gaza, dan berisiko menggagalkan upaya perdamaian yang baru serta semakin memanaskan ketegangan di kawasan tersebut.
Seorang pejabat senior Israel mengatakan bahwa di antara mereka yang menjadi sasaran adalah kepala negosiator Hamas, Khalil Al-Hayya. Namun, belum ada hasil pasti dari serangan tersebut.
“Kami sedang menunggu hasil dari serangan itu,” kata pejabat tersebut dikutip Rabu (10/9).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan serangan pengecut Israel itu menargetkan bangunan tempat tinggal yang menjadi rumah bagi beberapa anggota biro politik Hamas di Doha.
“Sambil mengecam keras serangan ini, Negara Qatar menekankan bahwa mereka tidak akan menoleransi perilaku Israel yang sembrono dan tidak bertanggung jawab ini,” kata Al Ansari di X.
Qatar telah menjadi mediator kunci dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, dengan menjaga jalur komunikasi langsung dengan AS, Israel, dan Hamas. Negara itu juga telah menjadi tuan rumah berbagai putaran negosiasi. (Bg)






