Pasokan Pangan Jemaah Haji Dipastikan Aman

Pemerintah memastikan pasokan pangan bagi jamaah calon haji Indonesia tetap aman di tengah dinamika geopolitik global.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan kondisi pangan bagi jamaah haji Indonesia tetap terjamin, sehingga para jamaah tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan makanan selama di Tanah Suci.

“Soal makan jamaah haji kita, tadi Pak Menteri Haji mengatakan aman, walaupun di sana ada geopolitik seperti itu, tapi (untuk) soal makan nggak usah khawatir,” kata Zulhas usai rapat koordinasi Persiapan Pemenuhan Pangan untuk Haji 2026 di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Jakarta, Selasa (21/4/2026)

Baca juga  Nekad Pergi Haji Tanpa Visa Resmi, Bisa Di-blacklist Saudi 10 Tahun

Menurutnya, berbagai jenis makanan telah disiapkan secara memadai, mulai dari makanan siap saji hingga makanan yang diproduksi langsung di lokasi, sehingga kebutuhan konsumsi jamaah dapat terpenuhi secara lengkap.

Pemerintah juga memastikan kualitas makanan yang disediakan tetap terjaga dengan baik, sehingga aman untuk dikonsumsi oleh jamaah haji selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar tanpa hambatan berarti sepanjang pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jamaah calon haji Indonesia, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa konsumsi yang layak dan berkualitas.

Baca juga  760 Jemaah Haji Kloter 1–2 Probolinggo Tiba di Asrama Haji Surabaya

“Sekarang sudah ada makanan siap saji yang fresh, istilahnya itu RTE, ready to eat,” bebernya.

Pemerintah juga memanfaatkan perkembangan teknologi dalam penyediaan pangan, termasuk penggunaan makanan siap saji yang praktis dan tetap menjaga kualitas serta kandungan gizi bagi jamaah.

Dia juga menyatakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia telah menandatangani MoU dengan Arab Saudi, sehingga pengiriman makanan bagi jamaah haji Indonesia dapat dilakukan lebih mudah.

“Kita bisa ngirim makanan ke jamaah kita, bebas. Enggak dipersulit dari Arab Saudinya. Tapi, makanan (yang dikirim) itu hanya untuk jamaah kita. Tidak untuk diedarkan dalam negerinya. Karena kalau diedarkan dalam negeri Arab Saudi, untuk ada persyaratan lain,” tambah Zulhas. (Ym)

Baca juga  Cegah Penipuan, Majalah Nurani Gelar Pameran Haji Umrah di Malang 22-26 April

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *