Berkah Wafa Farm di Dusun Dateng, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, memiliki koleksi binatang unta
Puluhan unta yang identik hidup di padang pasir itu didatangkan langsung dari Australia sejak tahun 2025.
Selain unta, Berkah Wafa Farm juga memiliki peternakan sapi dan kerbau.
Pemilik Berkah Wafa Farm, Faisal Effendi mendatangkan unta sebanyak 32 ekor. Dari 32 ekor itu, saat ini tersisa 5 ekor karena laku terjual dan ada yang dititipkan. Beberapa juga untuk zoo atau kebun binatang.
“Kita datangkan dari Australia. Jadi, kalau yang pertama kemarin kita habiskan untuk zoo. Jadi zoo di Bali, zoo di Jawa Tengah, di Jawa Barat, ngambil ke kami. 2026 ini kita sisakan 5 ekor sampai 6 ekor lah nanti. Jadi ada beberapa yang sudah diambil teman-teman, ada juga yang kita titipkan,” kata Faisal Effendi, Selasa (5/5/2026).
Faisal menambahkan, untuk perawatan binatang asli timur tengah ini terbilang mudah, bahkan lebih mudah dibanding perawatan sapi yang rentan terhadap penyakit.
“Saya kira lebih praktis, lebih gampang karena makannya juga gampang, pertumbuhannya memang agak lama tapi lebih mudah kalau daripada sapi lebih kuat unta itu u daya tahan tubuhnya. Kalau sapi kan ada gampang kembung, terus gampang kena semacam panas perubahan cuaca juga dia gampang sakit. Apalagi sekarang kan ada PMK, ada LSD, sama juga demam ya, demam pada sapi,” bebernya.
Menurut Faisal, saat ini dirinya sedang berkonsentrasi untuk melakukan breeding atau pengembangbiakan unta yang didatangkan dari Australia tersebut. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan ada yang membeli untuk hewan kurban.
“Selain untuk zoo, kita pengen ngembangin untuk di ternak. Kita pengen berbreeding, supaya nanti ke depan kita pengennya ada namanya hewan kurban unta. Kita jual belikan untuk kurban. Tapi kita harus menyesuaikan yang umurnya sudah tua,” tuturnya.
Masih kata Faisal, breeding hewan unta di peternakan kampung di Jawa Timur belum ada yang melakukan selain breeding di kebun binatang.
“Makanya mau kita kembangkan untuk di sini, dibreeding. Ini sementara belum, mungkin tahun depan ya. Masih fokus di breeding. Supaya berkembang di unta kalau untuk zoo itu kan udah biasa, udah banyak, udah bertahun-tahun tapi kalau untuk di ternak, di peternakan kampung belum ada,” pungkasnya. (Ym)












