Tips Bersihkan dan Simpan Daging Kurban di Kulkas

Momentum Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun, cara penyucian hingga penyimpanan yang kurang tepat dapat membuat kualitas daging rusak.

Penanganan yang tidak higienis sejak dini berisiko menurunkan nilai gizi sekaligus mempercepat pembusukan daging sebelum sempat dikonsumsi.

Ahli Gizi dari Universitas Indonesia (UI), Wahyu Kurnia mengatakan jika mendapat daging kurban apabila masih dibungkus menggunakan kantong plastik segera​​​​​​dikeluarkan. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kebersihan dan kualitas daging sebelum disimpan atau diolah. “Jika daging kurban dibagikan dalam wadah kantong plastik kresek hitam, maka segera keluarkan,” ujar Wahyu, Selasa (26/5/2026).

Baca juga  Wamenkes RI UNAIR, Dorong Kolaborasi dan Penguatan Riset Kesehatan

Selain itu, daging sebaiknya dibersihkan menggunakan tisu dapur apabila terdapat kotoran yang menempel. Membersihkan atau mengeringkan permukaan daging sebaiknya jangan dicuci dengan air untuk mencegah kontaminasi bakteri.

Gunakan tisu dapur (paper towel) untuk menyerap sisa darah atau cairan. Tekan-tekan lembut tisu ke seluruh permukaan daging agar teksturnya kering sempurna dan siap dimasak.

“Basuh dengan air secukupnya jika diperlukan,” kata Wahyu.

Untuk penyimpanan daging, Wahyu menganjurkan agar terlebih dahulu dipotong menjadi beberapa bagian sesuai porsi sekali makan.

Langkah ini memudahkan proses pengolahan sekaligus menjaga kualitas daging karena tidak perlu berulang kali dikeluarkan dari freezer. “Jika daging yang diterima dalam porsi besar, maka potong-potong dan simpan dalam porsi sekali makan (dapat dipisah dalam beberapa wadah) disimpan dalam freezer,” ungkapnya.

Baca juga  Daop 8 Surabaya Terapkan Kawasan Tanpa Rokok di Stasiun

Selain itu, terdapat standar pemilihan wadah penyimpanan daging kurban agar nutrisinya tidak rusak selama dibekukan. Salah satunya menggunakan Wadah Food Grade.

“Pastikan wadah plastik memiliki logo garpu dan gelas atau kode daur ulang angka 5 (PP) yang aman untuk membekukan makanan,” ujarnya.

Selain itu, pilih yang Kedap Udara. Wadah dengan penutup rapat (seal) mencegah daging mengalami freezer burn (mengeras dan kering) serta menjaga aroma daging tidak bercampur dengan isi kulkas lainnya.

“Hindari Kantong Kresek Hitam. Plastik jenis ini merupakan hasil daur ulang limbah yang mengandung bahan kimia karsinogenik dan berbahaya jika bersentuhan langsung dengan daging mentah,” terangnya.

Terakhir, tuliskan tanggal awal penyimpanan pada bagian luar wadah untuk menerapkan prinsip FIFO (First In, First Out) agar daging yang lebih dulu masuk bisa diolah terlebih dahulu. (Ym)

Baca juga  ICTOH ke-11, Ajak Generasi Muda Jauhi Bahaya Rokok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *