Menteri Haji (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau yang disapa Gus Irfan mengajukan usulan tambahan anggaran Rp 1,8 triliun untuk persiapan Haji 2027.
Hal itu dikatakan Menhaj saat rapat kerja dengan Komisi VIII DPR, Rabu (10/6/2026).
“Ada penyesuaian anggaran, ada sekitar Rp 1,8 triliun karena persiapan haji belum dianggarkan pada pagu kemarin. Jadi kita ajukan Rp 1,8 T tambahan untuk persiapan haji,” kata Gus Irfan usai rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Gus Irfan mengatakan tambahan anggaran itu secara spesifik dipakai untuk persiapan haji berikutnya. Selain itu, dia mengatakan ada juga sebagian dianggarkan untuk persiapan SDM.
“Persiapan segala macam. Persiapan dalam negeri termasuk juga sebagian untuk penyiapan SDM kita,” ucap dia.
Gus Irfan mengatakan SDM di kementeriannya sampai saat ini belum lengkap. “Karena SDM kita belum lengkap, kemarin kita masih tambal sulam, sekarang ini kita mau lengkapi semuanya,” imbuh dia.
“Persiapan segala macam. Persiapan dalam negeri termasuk juga sebagian untuk penyiapan SDM kita,” ucap dia.
Gus Irfan mengatakan SDM di kementeriannya sampai saat ini belum lengkap. “Karena SDM kita belum lengkap, kemarin kita masih tambal sulam, sekarang ini kita mau lengkapi semuanya,” imbuh dia.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR Andre Rosiade sebelumnya mengapresiasi peningkatan layanan haji Indonesia 2026. Menurut Andre, berbagai pembenahan yang dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai menunjukkan hasil, terutama setelah adanya Kementerian Haji dan Umrah.
Penilaian itu disampaikan Andre usai mengikuti rapat kerja bersama Amirul Hajj di Makkah, Minggu (24/5) waktu setempat. Dari hasil pemantauan langsung di lapangan, Andre menilai kualitas pelayanan terhadap jemaah haji Indonesia tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya, mulai dari proses keberangkatan, pemondokan, katering hingga transportasi jemaah di Tanah Suci.
“Secara overall, mulai dari keberangkatan sampai hari ini, kami tentu mengapresiasi bahwa pelayanan itu jauh lebih baik dari sebelumnya. Ini perlu kita garis bawahi. Sampai jemaah mulai berangkat hingga hari ini, Alhamdulillah pelayanannya berjalan baik dan ini memang layak diapresiasi,” kata Andre yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR. (Ym)









