Program Pemberdayaan Perempuan hingga UMKM Jadi Rujukan Nasional

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya, kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan. Kali ini, GOW Kota Tangerang melakukan kunjungan kerja dan studi tiru ke Kota Pahlawan, untuk mempelajari berbagai inovasi, yang dijalankan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kunjungan yang berlangsung di Gedung Siola, Rabu (17/6), disambut Sekretaris GOW Kota Surabaya, Dameria Triana Ambuwaru Lilik Arijanto yang mewakili Ketua GOW Kota Surabaya Rini Indriyani. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua GOW Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin.

Dalam forum tersebut, GOW Surabaya memaparkan kiprahnya, sebagai organisasi yang telah berdiri sejak 1962 dan kini menaungi 47 induk organisasi perempuan. Bersama Pemkot Surabaya dan berbagai pemangku kepentingan, GOW terus mengembangkan program di bidang sosial, ekonomi, hingga penguatan keluarga.

Salah satu program unggulannya adalah Garage Day, yang rutin digelar setiap tahun dengan menyalurkan bantuan, kepada keluarga miskin di 31 kecamatan di Surabaya. Program tersebut telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan, pada masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan menjadi wujud kolaborasi organisasi perempuan, dengan Pemkot Surabaya dalam memperluas jangkauan bantuan sosial.

Baca juga  Surabaya Perkuat Penanggulangan TBC, Pemeriksaan Suspek Capai 71,54 Persen

Selain itu, GOW Surabaya secara konsisten menggelar santunan anak yatim, yang telah berjalan selama tiga tahun dengan dukungan berbagai mitra, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pada 2026, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni 2026.

“Melalui berbagai program yang kami jalankan, kami ingin perempuan semakin percaya diri, produktif, memiliki kesempatan berkembang, sekaligus tetap mampu menjalankan perannya, di dalam keluarga. Kolaborasi menjadi kunci agar manfaatnya, dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Dameria.

Di bidang ekonomi, GOW Surabaya menginisiasi Gebyar Wirausaha Perempuan, bersama komunitas Tangan Di Atas (TDA) dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya. Program tersebut menjadi wadah promosi, peningkatan kapasitas, sekaligus penguatan jejaring bagi pelaku UMKM perempuan, agar semakin berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, GOW Kota Tangerang juga memperoleh paparan, mengenai strategi Pemkot Surabaya dalam memperkuat ekosistem UMKM, salah satunya melalui platform E-Peken, yang kini menampung lebih dari 116 ribu produk lokal. Optimalisasi platform tersebut turut didukung kebijakan, yang mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya, berbelanja setiap bulan bsehingga membantu meningkatkan transaksi dan perputaran ekonomi pelaku UMKM.

Baca juga  Pemkot dan Pemprov Jatim Buka Layanan Bayar PKB-PBB di CFD

Kedua belah pihak juga membahas peluang kolaborasi jangka panjang, dalam pemberdayaan perempuan dan pengembangan ekonomi masyarakat. GOW Surabaya menyatakan kesiapan, untuk berbagi pengalaman dan praktik baik yang telah dijalankan selama ini.

“GOW Kota Surabaya menyambut baik peluang kerja sama ini dan akan membahasnya, lebih lanjut bersama jajaran pengurus serta berkoordinasi, dengan Ketua GOW Surabaya, Rini Indriyani dan Bapak Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Kami berharap dapat menemukan berbagai bidang, yang bisa dikolaborasikan sehingga kedua daerah, saling mendukung dan saling menguatkan,” jelasnya.

Usai sesi pemaparan, rombongan GOW Kota Tangerang diajak meninjau Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola, untuk melihat langsung pengembangan produk UMKM lokal. Mereka juga diperkenalkan dengan kekayaan ekonomi kreatif Surabaya, termasuk 12 motif batik khas yang terus dikembangkan, sebagai identitas budaya sekaligus produk unggulan daerah.

Sementara itu, Ketua GOW Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, mengaku terkesan dengan sinergi yang dibangun GOW Surabaya, bersama Pemkot Surabaya dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, pola kolaborasi tersebut menjadi referensi penting bagi GOW Kota Tangerang, dalam memperkuat organisasi sekaligus memperluas pemberdayaan perempuan.

Baca juga  Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Terbaik I Program Rutilahu di Jawa Timur

“Kami datang untuk belajar dan menggali praktik-praktik baiknya yang telah diterapkan di Surabaya. Banyak hal yang bisa menjadi inspirasi, terutama dalam membangun kolaborasi lintas sektor dan mendukung pengembangan UMKM perempuan,” kata Masturoh.

Ia menambahkan, salah satu gagasan yang ingin dikembangkan, sepulang dari Surabaya adalah menghadirkan gerai, yang lebih representatif bagi pelaku UMKM di Kota Tangerang, dengan memanfaatkan aset pemerintah, sebagai ruang promosi dan pemasaran produk lokal.

“Kami berharap dapat belajar banyak dari Surabaya dan membangun kolaborasi, yang lebih erat ke depannya. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kami ingin menghadirkan program pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM, di Kota Tangerang yang semakin maju, bahkan mampu menyamai keberhasilan yang telah dicapai Surabaya,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *