Direktur Utama PT Makassar Toraja (Maktour) Fuad Hasan Masyhur memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji.
Fuad juga mengaku tidak tahu menahu perihal dugaan aliran uang kuota haji yang turut mengalir ke Panitia Khusus Hak Angket Haji DPR RI 2024.
“Pastinya saya enggak mengerti sama sekali,” aku Fuad.
Fuad yang juga merupakan Dewan Pembina Forum Sathu (Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah) menyatakan kehadirannya hari ini adalah sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk memberikan kesaksian.
“Terima kasih ya. Saya memenuhi tanggung jawab saya untuk memberikan kesaksian,” katanya.
Ini merupakan penjadwalan ulang pemeriksaan setelah sebelumnya pada 15 dan 2 Juni 2026 dirinya tidak memenuhi panggilan. Pada 2 Juni, Fuad beralasan masih berada di Arab Saudi untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji. Dia pun meminta jadwal ulang dan disepakati tanggal 15 Juni 2026.
Namun, di tanggal tersebut, Fuad menyurati penyidik agar mengatur ulang agenda pemeriksaan karena kondisi kesehatan menurun. (Ym)












