Majelis Dikdasmen dan MPI Perkuat Branding Sekolah Muhammadiyah

Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen &PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bangun kolaborasi dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah untuk perkuat branding publikasi prestasi sekolah Muhammadiyah.

Pertemuan antara Dikdasmen PNF dan MPI PP Muhammadiyah itu membahas penyelenggaraan Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) dan Pelatihan Branding Sekolah Muhammadiyah melalui Kehumasan di Era Digital dan Artificial Intelligence (AI).

Ketua Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara MPI PP Muhammadiyah dan Majelis Dikdasmen &PNF PP Muhammadiyah. Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah penting untuk memperkuat publikasi berbagai prestasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

“Kami menyambut baik kolaborasi antara MPI PP Muhammadiyah dan Majelis Dikdasmen &PNF PP Muhammadiyah dalam penyelenggaraan Akademi Jurnalistik Muhammadiyah. Program ini diharapkan mampu memperkuat kualitas publikasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah,” ujar Didik Suhardi dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Sabtu (1/8/2026).

Baca juga  Cetak Kader Entrepreneur Berkemajuan, Muhammadiyah Salurkan Beasiswa Wirausaha

Ia menegaskan, pemberitaan harus mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional, faktual, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, banyak prestasi sekolah dan madrasah Muhammadiyah di berbagai daerah yang belum terpublikasikan secara optimal, padahal keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata mutu pendidikan Muhammadiyah.

Menurutnya, publikasi yang baik akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah sekaligus mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Karena itu, Program Akademi Jurnalistik Muhammadiyah diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi mampu melahirkan jaringan kontributor media yang aktif mengangkat praktik-praktik baik pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah, Roni Tabroni memaparkan konsep Program AJM sebagai upaya memperkuat citra sekolah Muhammadiyah melalui kehumasan yang profesional, adaptif, dan berbasis teknologi.

Baca juga  Ketua PCNU Kota Surabaya Minta Pagar Nusa Hindari Arogansi

Menurut Roni, perkembangan media digital, media sosial, mesin pencari, hingga kecerdasan buatan telah mengubah cara masyarakat mengenal sebuah lembaga pendidikan.

“Hari ini citra sebuah sekolah tidak hanya dibangun melalui kualitas pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga melalui bagaimana sekolah mampu hadir, berkomunikasi, dan membangun kepercayaan publik di ruang digital,”ujarnya.

Dia melihat sekolah-sekolah Muhammadiyah memiliki modal besar berupa jumlah satuan pendidikan, sejarah panjang, dan mutu pendidikan yang terus berkembang. Namun, masih terdapat tantangan berupa terbatasnya sumber daya kehumasan, belum optimalnya pengelolaan media sosial, serta belum meratanya kemampuan jurnalistik di lingkungan sekolah.

Karena itu, MPI PP Muhammadiyah bersama Majelis Dikdasmen &PNF PP Muhammadiyah menginisiasi Program Akademi Jurnalistik Muhammadiyah sebagai wadah peningkatan kapasitas humas sekolah agar mampu membangun komunikasi publik yang efektif dan profesional.

Baca juga  MUI Jatim Tegaskan Dana Abadi Pesantren Perkuat Kemandirian Ekonomi

Roni menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan berbagai kompetensi, mulai dari dasar-dasar kehumasan, media relations, strategi pengelolaan isu, pengelolaan media sosial, public speaking, teknik penulisan jurnalistik, fotografi dan videografi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam produksi konten digital.

Seluruh materi dikemas melalui kombinasi teori, praktik, diskusi, simulasi, dan pendampingan langsung sehingga dapat diterapkan di sekolah masing-masing. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *