Bulog Tambah Pasokan Beras, Cegah Kenaikan Harga

Perum Bulog menyiapkan sekitar 110 ribu ton beras untuk disalurkan selama satu bulan ke pasar dan jaringan ritel modern di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramadhani mengatakan, pasokan itu terdiri atas sekitar 75 ribu ton beras premium dan 35 ribu ton beras medium.

“Disepakati teman-teman ritel modern menyerap 110.000 ton. Nah, dari 110.000 ton tersebut 75.000 ton untuk beras premium dan 35.000 ton untuk beras medium,” kata Rizal usai melakukan sidak pasar di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Beras itu akan disalurkan ke pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta jaringan ritel modern di berbagai daerah.

Baca juga  Program Campuspreneur, Mendag Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur

Menurut data Bulog, sebagian alokasi terbesar antara lain sekitar 33 ribu ton per bulan melalui PT Hero Retail Nusantara, 25 ribu ton melalui PT Sumber Alfaria Trijaya, dan 16 ribu ton melalui PT Indomarco Prismatama.

“Tujuannya supaya masyarakat tetap mendapatkan beras yang berkualitas dengan harga yang sesuai dengan HET,” ujar Rizal.

Bersamaan dengan penyaluran beras tersebut, Bulog juga menggelar sidak pasar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Bulog memastikan operasi pasar dan penambahan pasokan beras premium maupun medium akan terus dilakukan untuk meredam kenaikan harga pangan.

“Tujuannya tidak lain dan bukan untuk mencegah terjadinya kenaikan-kenaikan inflasi harga-harga sembako di seluruh tanah air. Nah ini kita akan lakukan tindakan pencegahan, yaitu dengan melakukan operasi pasar, sekaligus menyalurkan beras-beras premium dan beras medium baik ke pasar SP2KP maupun ke ritel-ritel modern,” ujar Rizal.

Baca juga  Komisi VIII DPR RI Minta BPS Benahi Desil, Jangan Korbankan Warga

Untuk Zona I yang meliputi Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, HET beras premium ditetapkan Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.500 per kilogram. Sementara HET beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar Rp12.500 per kilogram.

Rizal menegaskan operasi pasar akan terus dilakukan selama harga beras masih mengalami kenaikan.

“Operasi pasar kami lakukan sepanjang itu masih naik, kami lakukan operasi pasar. Sampai dengan betul-betul turun beras-beras itu,” tuturnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *