Muhammadiyah Tekan Angka Stunting dengan Perkuat Peternak Telur Omega

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah perkuat peternak ayam telur omega untuk bantu pemerintah tekan prevalensi angka stunting.

Penguatan itu salah satunya dilakukan MPM PP Muhammadiyah dengan Pelatihan Manajemen Usaha Peternakan dan Kesehatan Ternak, di Aula Gedoeng Moehammadijah, Jl. KH. Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026).

Sekretaris MPM PP Muhammadiyah, Budi Nugroho menjelaskan, agenda upaya MPM untuk mewujudkan makanan sehat untuk generasi kuat, sebagaimana substansi Surat An Nisa ayat 9; larangan meninggalkan generasi lemah.

“Telurmoe ini telur omega yang notabene itu fungsional dan itu mengandung omega 3, 6, dan 9, sebagai upaya menguatkan generasi sejak ibu ini hamil, busui, dan seterusnya,” ungkapnya.

Baca juga  Presiden Prabowo Tutup Muktamar Ke-35 NU, Ini Harapannya

“Karena ini kita ingin mewujudkan tadi, be healthy to be strong leader ini, atau to be strong generation,” imbuhnya.

Telur omega, imbuh Budi, mengandung beberapa manfaat di antara memperkuat dan pembentukan jaringan, serta daya tahan tubuh anak. Sehingga Muhammadiyah diharapkan dapat menekan prevalensi angka stunting di Indonesia.

“Status Gizi Nasional Indonesia, jumlah stunting kita di posisi 19,8%. Dari jumlah itu, sebanyak 84 juta anak itu menjadi sasaran program prevalensi stunting Menteri Kesehatan. Ini PR negara, nah Muhammadiyah melalui MPM bisa berkontribusi konvergensi dengan pemerintah melalui ini tadi, telormu,” katanya.

Melalui agenda pelatihan ini MPM PP Muhammadiyah mendorong sinergi kelompok ternak ayam telur omega. Di sisi lain, dengan pembentukan kelompok dapat memperkuat daya tawar di tengah persaingan pasar yang ketat.

Baca juga  Pembahasan Tatib Muktamar NU ke-35 Ricuh, Gus Ipul Buka Suara

“Market leader khusus omega inilah yang secara asosiatif perkumpulan bisa diwujudkan, belajar bersama, mengelola kandang ternak secara sehat sesuai dengan standar yang ada,” ungkapnya.

Dalam agenda yang digelar di Aula Lt 1 Gedoeng Moehammadijah ini diikuti oleh sebelas kelompok ternak se Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *