Hasil Lab Keracunan MBG di Sidoarjo: Positif Terkontaminasi Bakteri

Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dalam kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sidoarjo, Jawa Timur, telah selesai. Dari belasan parameter yang diperiksa, satu sampel dinyatakan positif terkontaminasi bakteri.

Kasus keracunan itu menimpa 748 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam dan pelajar di 19 sekolah di kawasan Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Mereka mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah.

Plh Sekda Sidoarjo yang juga Ketua Satgas MBG Sidoarjo, M Ainur Rahman, membenarkan hasil tersebut. Hasil lab sudah dilaporkan kepada Bupati Sidoarjo.
“Hasil lab sudah keluar dan sudah dilaporkan kepada Bupati. Dari beberapa sampel yang diperiksa, ada yang negatif dan ada satu yang positif terkontaminasi,” kata Ainur kepada jurnalis, Jumat (11/9).

Baca juga  Cegah Keracunan, Pemerintah Evaluasi Sistem Distribusi MBG

Ainur belum bersedia merinci jenis bakteri maupun jenis sampel makanan yang positif. Ia menyebut rincian teknis akan disampaikan pihak berwenang, termasuk Dinas Kesehatan.

Meski demikian, ia menegaskan hasil tersebut belum bisa memastikan penyebab keracunan murni berasal dari makanan. Pemerintah daerah masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui sumber kontaminasi.
“Belum bisa dipastikan apakah murni dari faktor makanan. Bisa banyak faktor, bisa dari air, bahan baku makanan, maupun kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Hasil laboratorium tersebut juga telah diserahkan kepada Polres Sidoarjo sebagai bahan pendukung penyelidikan. Polisi rencananya akan menyandingkan hasil uji laboratorium milik Pemkab dengan hasil pemeriksaan forensik.
“Ini sudah diserahkan ke Polres untuk disandingkan dengan hasil pemeriksaan forensik. Kita lihat nanti apakah ini karena kelalaian, ketidakpatuhan terhadap prosedur, atau ada unsur lainnya,” jelas Ainur. Bg

Baca juga  Bulog Tambah Pasokan Beras, Cegah Kenaikan Harga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *