Kebakaran Bromo Meluas, Jalur Malang-Lumajang Ditutup Sementara

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) semakin meluas. Titik api kini merembet hingga ke tepi Jalan Raya Malang-Lumajang, tepatnya di sekitar Pos Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Kobaran api membesar di pinggir jalan penghubung Malang-Lumajang. Kepulan asap tebal dan hembusan angin kencang membuat api nyaris menyeberang jalan menuju arah Jemplang.

Akibat kondisi tersebut, akses jalur darat dari Desa Ngadas, Kabupaten Malang menuju Desa Ranupane, Kabupaten Lumajang, ditutup sementara untuk publik. Penutupan juga dilakukan untuk memprioritaskan mobilitas armada pemadam kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi angin masih cukup kencang, sehingga kewaspadaan bersama harus tetap dijaga,” kata Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono, Ahad (13/9).

Baca juga  Gubernur Khofifah Lepas Keberangkatan 116 Kafilah Jatim Ikuti MTQ Nasional XXXI

Titik api awalnya terpantau di Blok Watangan dan Blok Watu Gede, Probolinggo. Namun angin kencang pada Sabtu (12/9) sore membuat api bergerak cepat ke arah barat menuju kawasan hutan Pos Jemplang, sebelah selatan Bromo Hillside.

Petugas gabungan terus melakukan upaya pemadaman. Polres Malang mengerahkan truk tangki air untuk suplai pemadaman, dibantu armada dari Pemkab Malang, PT Pindad, hingga PT Bentoel.
“Polres Malang menurunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan. Kami bersama petugas gabungan berupaya melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merembet semakin luas,” ujarnya.

Selain memadamkan api utama, petugas juga melakukan pendinginan sisa bara dan pemotongan dahan pohon agar api tidak kembali berkobar.
“Upaya pemadaman dilakukan secara taktis menggunakan selang dari hydrant portabel, sprayer elektrik, penyiraman manual, hingga pemutusan jalur api menggunakan dahan pohon,” kata Budiono.

Baca juga  Transaksi Misi Dagang Jatim-Kaltara Capai Rp10,83 Triliun

Ia menambahkan keterlibatan multisektor dinilai krusial mengingat medan perbukitan yang berat dan tiupan angin yang tidak stabil. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *